Berita

Dunia

Tim China Bebaskan 19 Awak Kapal Dari Pembajakan

MINGGU, 09 APRIL 2017 | 17:32 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebanyak 19 awak kapal dibebaskan dari sebuah kapal yang diambil oleh perompak Somalia di Teluk Aden akhir pekan ini.

Pebebasan itu dilakukan setelah pejabat maritim menerima peringatan kemarin (Sabtu, 8/4) bahwa bajak laut telah mengambil alih sebuah kapal kayu di sekitar 120 kilometer dari Pantai Yaman.

Menerima laporan tersebut, kapal-kapal dari tiga negara dialihkan ke jalur perompakan tersebut. Kapal dari tim China merupakan yang pertama membebaskan kapal yang dibajak tersebut.


Juru bicara dari Operasi Kegiatan perdagangan Kelautan Inggris (UKMTO) di Dubai yang mengkoordinasikan perjalanan yang aman bagi kapal-kapal dagang di Teluk Aden, mengatakan bahwa semua awak di atas kapal yang dibajak berhasil diselamatkan dengan kondisi baik.

UKMTO mengatakan bahwa awal berasal dari Suriah, namun laporan dari Kementerian Pertahanan India mengatakan bahwa mereka berasal dari Filipina. Hal ini masih belum ada konfirmasi lebih lanjut.

Laporan di India mengatakan kapal yang dibajak tengah melakukan perjalanan antara pelabuhan Kenang di Malaysia dan Aden di Yaman.

Sedangkan UKMTO menjelaskan bahwa setelah pembajakan dilaporkan, kapal angkatan laut dari India, China dan Pakistan mengubah arah untuk mendekati kapal Tuvalu dan membantu membebaskan mereka.

Saat diselamatkan, para kru mengunci diri di benteng, ruang yang aman di dalam kapal yang dirancang untuk melindungi orang-orang di kapal dari bajak laut.
 
Awak dari kapal Cina naik kapal yang dibajak saat fajar hari ini, membebaskan orang-orang di kapal. Sedangkan para pembajak berhasil melarikan diri. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya