Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Jakarta Utara menyelenggarakan acara temu kader di wilayahnya untuk pemenangan Basuki-Djarot di Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua.
Acara yang berlangsung di Pendopo Catur Saka Sanggar Bhakti Pramuka, Semper itu, dihadiri oleh setidaknya oleh 500-an kader partai berlambang Ka'bah itu.
Dalam orasi politiknya, Ketua DPC PPP Jakarta Utara H. Muh. Yunus Zakaria mengklaim bahwa dalam kesempatan itu, semua pengurus DPC PPP Jakut hadir.
"Hal ini menegaskan bahwa, PPP
all out untuk memenangkan Basuki-Djarot," tegasnya, Sabtu (8/4).
Pihaknya juga mengklaim bahwa semua pengurus yang hadir dalam ruangan itu adalah mereka yang juga merupakan tim pemenangan Agus-Sylvi pada Pilkada DKI Jakarta putaran pertama.
"Sehingga bisa dipastikan perolehan suara Basuki-Djarot akan naik signifikan pada putaran kedua. kami tegaskan kepada bapak-ibu yang hadir dalam kesempatan ini pada tanggal 19 April untuk coblos nomor 2 (Basuki-Djarot). Kami instruksikan untuk ajak sanak saudara memilih Basuki-Djarot," tegasnya.
"Selanjutnya, akan dilakukan konsolidasi di setiap PAC (kecamatan) dan Ranting (kelurahan) se-Jakarta Utara untuk pemenangan Basuki-Djarot," lanjut Yunus.
Di kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPW PPP DKI Jakarta Nasri Samad menegaskan bahwa pilihan ke Basuki-Djarot merupakan keputusan yang bulat dari DPC PPP se-Jakarta, meskipun diakuinya putusan tersebut mendapat protes dari pengurus PPP provinsi di wilayah Indonesia lainnya.
"Tapi kami tegaskan bahwa urusan DKI adalah otonomi politik DPW PPP DKI Jakarta, dan kami yang tahu mana calon yang bisa mensejahterakan warga ibukota," tegas Nasri.
Meski sempat ditentang, setelah mendapatkan penjelasan yang terperinci, dikatakannya bahwa DPW PPP provinsi lain pun memaklumi pilihan mereka. Untuk itu, Nasri pun mengingatkan seluruh kader PPP Jakarta untuk merekatkan barisan memenangkan Basuki-Djarot.
"Kami ingatkan kepada seluruh kader PPP di DKI Jakarta untuk merapatkan barisan dan mengerahkan seluruh sumberdaya untuk memenangkan pasangan Basuki-Djarot," seru Nasri.
Hadir juga dalam acara tersebut pemuka Agama Islam Jakut KH. Nurhidayat Sandi. Dalam tausiyahnya, KH. Nurhidayat mengajak seluruh kader PPP DKI Jakarta menjaga ketentraman dan ketertiban dalam pilkada.
"Selain itu, memilih pemimpin harus jujur, adil dan terbukti kerja nyata untuk rakyat DKI. Karena itu, pilihan politik PPP mendukung Basuki-Djarot harus dimaksimalkan," ujar KH. Nurhidayat.
[rus]