Berita

Net

Nusantara

YSB Kembangkan Pendidikan Di Indonesia Timur Dan Tengah

JUMAT, 07 APRIL 2017 | 23:22 WIB | LAPORAN:

Pendiri Yayasan Sukma Bangsa (YSB) Surya Paloh berencana menularkan kesuksesan pendidikan di Aceh ke daerah lain di Indonesia tengah dan timur, seperti Papua, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi, Kalimantan serta wilayah-wilayah perbatasan.

Dia meyakini bahwa pembangunan infrastruktur pendidikan seperti sekolah serta ketersediaan tenaga pengajar akan terwujud dalam dua hingga tiga tahun ke depan.

"Insya Allah dalam dua tiga tahun ke depan saya berkomitmen untuk membangun sekolah di Papua. Selanjutnya, barangkali akan ada di daerah perbatasan di Kalimantan, NTT, dan Sulawesi," jelas Paloh dalam keterangannya, Jumat (7/4).
 

 
Mengenai besaran dana dibutuhkan, dia meyakini dengan keterlibatan Pemda setempat, misalnya untuk penyediaan lahan maka pembangunan infratruktur pendidikan itu akan terwujud.

"Memang tak mudah ya tapi bukan mustahil. Bagaimanapun sukses di Aceh harus ditularkan ke daerah lain. Pemda harus terlibat seperti di Aceh, misalnya dalam hal penyediaan lahan," beber Paloh yang juga ketua umum Partai Nasdem.

Pada hari ini, dia menghadiri wisuda 30 guru asal Aceh yang menuntaskan program master pendidikan di tiga universitas terkemuka di Finlandia. Selain Paloh, wisuda yanng berlangsunng di Tampere University itu juga dihadiri Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya, Duta Besar RI untuk Finlandia Wiwiek Setyawati Frman, Ketua Yayasan Sukma Rerie Lestari Moerdijat, Penasihat Yayasan Sukma Prof. Komarudin Hidayat, serta pakar pendidikan Prof. Hafid Abbas.
 
Direktur Akademik Yayasan Sukma Bangsa (YSB) Dr. Ahmad Baedowi mengungkapkan para guru yang diwisuda sebelumnya mengikuti perkuliahan selama 18 bulan di Aceh dan sejumlah tempat di Finlandia.

"Komposisi pendidikan dan penelitian sengaja didesain berimbang tanpa mencabut akar guru dari tempat tugasnya," ujarnya.
 
YSB yang berdiri pada 25 Februari 2005 telah menyelenggarakan jaringan lembaga pendidikan untuk anak-anak Aceh korban bencana tsunami. Berawal dari 40 hari berturut-turut, kelompok media milik Surya Paloh menyiarkan berita bencana yang terjadi akhir 2004 silam, serta mengumpulkan donasi dan kontribusi dari publik lewat program 'Indonesia Menangis'. Dana yang terkumpul selain untuk membantu langsung para korban juga untuk membentuk YSB, di mana tujuan utamanya adalah merehabilitasi bidang pendidikan.

Tapi dana dari donasi waktu itu hanya cukup untuk tahun pertama. Selebihnya hingga hari ini ditanggung Paloh dari kantong pribadinya. Termasuk untuk program 'Master Degree for Teacher Education' yang menelan biaya sekitar Euro 1,1 juta Euro. [wah] 

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya