Berita

Hillary Clinton/Reuters

Dunia

Hillary Clinton Dukung Langkah Militer AS Di Suriah

JUMAT, 07 APRIL 2017 | 19:07 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mantan rival Donald Trump dalam pemilu Amerika Serikat kemarin, Hillary Clinton mendukung langkah militer AS melepaskan serangan ke wilayah Suriah.

Hal itu disampaikan Clinton dalam wawancara perdananya pasca Trump dilantik. Wawancara itu digelar dalam KTT Perempuan Dunia di New York.

Ditanya soal apakah dia sekarang percaya bahwa kegagalan untuk mengambil sikap lebih keras terhadap Suriah adalah kesalahan kebijakan luar negeri terburuk saat ia menjabat sebagaii sekretaris negara di bawah Presiden Barack Obama, Hillary mengatakan bahwa ia memilih untuk mengambil tindakan yang lebih agresif terhadap Presiden Suriah Bashar al-Assad.
 

 
"Saya pikir kita seharusnya lebih bersedia untuk menghadapi Assad," kata Clinton dalam wawancara, yang dilakukan oleh kolumnis New York Times Nicholas Kristof.

"Saya benar-benar percaya kita harus memiliki dan masih harus mengambil bidang udara dan mencegah dia bisa menggunakannya untuk mengebom orang yang tidak bersalah dan menjatuhkan gas sarin pada mereka," sambungnya.

Clinton mencatat bahwa dia telah menganjurkan untuk zona larangan terbang di Suriah setelah meninggalkan pemerintah.

Sikapnya itu disampaikan dua hari setelah serangan gas beracun di Suriah yang menewaskan sedikitnya 70 orang, banyak dari mereka anak-anak. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya