Berita

Donald Trump/Reuters

Dunia

Trump Kirim Rudal Ke Suriah, AS Bisa Berkonfrontasi Dengam Iran Dan Rusia

JUMAT, 07 APRIL 2017 | 13:13 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk melancarkan serangan rudal ke Suriah berpotensi menciptakan konfrontasi dengan Rusia dan Iran.

Diketahui bahwa Trump memerintahkan serangan udara ke Suriah di mana serangan senjata kimia mematikan diluncurkan. Trump menyebut bahwa langkah itu perlu dia ambil untuk kepentingan nasional.

Dalam eskalasi tajam dari peran militer AS di Suriah, dua kapal perang AS menembakkan puluhan rudal jelajah dari Laut Mediterania timur di pangkalan udara yang dikendalikan oleh pasukan Presiden Bashar al-Assad dalam menanggapi serangan gas beracun di daerah yang dikuasai pemberontak awal pekan ini.


Langkah Trump ini membawa AS masuk semakin dalam pada konflik di Suriah dan meningkatkan risiko konfrontasi dengan Rusia dan Iran, dua pendukung utama Assad.

Para pejabat AS mengatakan mereka telah memberitahu pasukan Rusia menjelang serangan rudal. Namun pemberitahuan itu bukanlah bentuk permintaan izin pada Moskow.

"Usaha bertahun-tahun sebelumnya untuk mengubah perilaku Assad telah gagal dan sangat dramatis," kata Trump dari resor Florida nya, Mar-a-Lago (Kamis, 6/4) seperti dimuat Reuters.

Trump sendiri memerintahkan serangan hanya selang sehari setelah ia menuding Assad melakukan serangan kimia minggu ini, yang menewaskan sedikitnya 70 orang, banyak dari mereka anak-anak, di kota Suriah Khan Sheikhoun. Pemerintah Suriah membantah berada di balik serangan itu.

Setelah perintah dikeluarkan, sebanyak 59 rudal Tomahawk diluncurkan dari USS Porter dan USS Ross menuju beberapa sasaran, termasuk lapangan terbang, pesawat dan bahan bakar stasiun  di Shayrat Air Base, yang disebut Pentagon telah digunakan untuk menyimpan senjata kimia. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya