Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Populasi Melonjak, 2075 Islam Akan Jadi Agama Terbesar Di Dunia

KAMIS, 06 APRIL 2017 | 20:28 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Bayi yang lahir dari keluarga Muslim akan lebih banyak daripada bayi yang lahir dari keluarga Kristen dalam kurun waktu dua dekade mendatang.

Dengan asumsi tersebut, maka diperkirakan pada tahun 2075 mendatang, Islam akan menjadi agama terbesar di dunia.

Begitu adalah bunyi studi yang dilakukan oleh Think Thank non-partisipian yang berbasis di Washington, Pew Research Center seperti dikabarkan Press TV pekan ini.


Dalam sebuah laporan analisis yang dipublikasikan pekan ini, Muslim diproyeksikan menjadi kelompok agama yang paling cepat berkembang di dunia dalam waktu kurang dari 20 tahun dari sekarang.

Laporan itu mengatakan bahwa kelahiran Muslim terdiri diperkirakan 31 persen dari semua bayi yang lahir di seluruh dunia pada periode antara 2010 dan 2015.

Pew mencatat bahwa pola itu diperkirakan mengubah seluruh dunia karena populasi Muslim relatif muda dan tingkat kesuburan yang lebih tinggi, yang mengarah ke proyeksi antara tahun 2030-2035, di mana akan ada sedikit lebih banyak bayi Muslim yang lahir, yakni 225 juta daripada Kristen (224 juta).

Kelompok itu juga mengatakan kesenjangan kelahiran antara dua kelompok agama itu akan mendekati 6 juta pada periode 2055-2060, dengan 232 juta kelahiran untuk Muslim dan 226 juta orang Kristen.

Perputaran populasi itu, menurut penelitian yang sama, sebagian besar didorong oleh fakta bahwa penduduk Kristen cenderung adalah generasi tua di beberapa belahan dunia, seperti Eropa, dengan angka kematian diperkirakan akan meningkat di tahun-tahun mendatang. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya