Berita

Raja Thailand/CNA

Dunia

Raja Teken Konstitusi, Angin Segar Bagi Demokrasi Thailand

KAMIS, 06 APRIL 2017 | 18:45 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Raja Thailand menandatangani konstitusi baru dalam sebuah upacara yang digelar hari ini (Kamis, 6/4).

Konstitusi baru ini adalah langkah penting menuju pelaksanaan Pemilu yang dijanjikan oleh pemerintah militer pasca kudeta 2014 lalu.

Dalam siaran nasional, Raja Maha Vajiralongkorn menandatangani dokumen, memberikan dukungan kerajaan dan pengaturan dalam gerak proses untuk pemilihan umum Thailand berikutnya yang diprediksi akan dilakukan pada akhir tahun depan.


"Semoga orang-orang Thailand bersatu dalam mengikuti dan melindungi konstitusi untuk mempertahankan demokrasi dan kedaulatan mereka," kata keterangan resmi kerajaan seperti dimuat Channel news Asia.

Ini adalah konstitusi ke-20 Thailand sejak akhir monarki absolut pada tahun 1932. Konstitusi ini menggantikan konstitusi sementara diberlakukan setelah kudeta 2014.
 
Thailand menyetujui konstitusi lama ditunggu-tunggu di referendum Agustus lalu, namun istana meminta perubahan pada Januari setelah Raja Maha Vajiralongkorn mengambil alih dari akhir ayahnya dihormati, Raja Bhumibol Adulyadej, yang memerintah selama lebih dari tujuh dekade.

Salah satu perubahan adalah untuk memungkinkan raja untuk bepergian ke luar negeri tanpa menunjuk seorang bupati.

Perubahan lain, yang dibuat oleh junta dan perakitan militer yang ditunjuk atas permintaan istana, belum dipublikasikan. Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha mengatakan perubahan hanya mempengaruhi raja dan tidak menimpa pada hak-hak rakyat. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya