Aung San Suu Kyi saat diwawancara/BBC
Aung San Suu Kyi saat diwawancara/BBC
Begitu penegasan yang digarisbawahi oleh pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi dalam wawancara ekslusif dengan BBC pekan ini.
Pemenang hadiah nobel ini mengakui dan menyadari soal adanya masalah di negara bagian Rakhine Myanmar, di mana banyak kelompok Rohingya tinggal. Namun demikian, ia menekankan bahwa istilah pembesihan etnis terlalu berlebihan untuk digunakan dalam masalah tersebut.
Populer
Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00
Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39
Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13
Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16
Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47
UPDATE
Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12
Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51
Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34
Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17
Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42
Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37
Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22
Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02
Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33
Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18