Berita

razman-bella/net

Hukum

Edi Hasibuan: Polisi Harus Hati-Hati Tangani Kasus Pengacara Razman

RABU, 05 APRIL 2017 | 17:52 WIB | LAPORAN:

Lembaga kajian kepolisian (Lemkapi) menilai laporan pengacara Razman Arif Nasution yang mengadukan Bela Luna Ferlin sebagai pelaku penganiayaan agak jangggal dan kurang rasional untuk diproses polisi.   

"Dalam kajian-kajian kami soal hukum, laporan Razman sangat lemah untuk diproses. Lewat diskresi yang dimiliki polisi. Kami berpandangan kasusnya sangat mungkin dihentikan polisi alias SP3," kata Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan melalui siaran pers kepada redaksi, Rabu (5/4).

Edi menambahkan polisi harus hati-hati dalam menangani kasus Razman tersebut. Pasalnya menurut Edi, jika menelusuri pernyataan yang sudah dilontarkan oleh kedua belah pihak, posisi Bela sebagai korban juga sangat kuat.


"Apalagi Bella adalah sebagai pemilik rumah yang didatangi pria asing pada malam hari. Jika bicara  hukum sangat mungkin Bela melaporkan balik Razman dengan tuduhan perbuatan tidak menyenangkan,"kata Edi.

Atas pengaduan tersebut, Edi mengusulkan kepada Polri untuk segera lakukan penyelidikan untuk menelisik unsur tindak pindah yang ada dalam kasus tersebut.

"Kasus ini bisa diproses apabila bukti dan saksi yang dimiliki Razman saat melapor cukup dan rasional. Karena kunci untuk proses hukum itu diproses atau dihentikan,"demikian Edi.[san]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya