Berita

Mulfachri Harahap/net

Hukum

Fraksi PAN: Kapolda Metro Jaya Overacting

RABU, 05 APRIL 2017 | 15:28 WIB | LAPORAN:

Tuduhan makar yang dilayangkan kepolisian terhadap Sekjen Forum Umat Islam (FUI), KH. Muhammad Alkhaththath, adalah tuduhan yang sangat berlebihan.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Mulfachri Harahap, mendesak kepolisian untuk berhati-hati menuding seseorang melakukan makar. Kejahatan makar merupakan kejahatan serius yang ancaman hukumannya maksimal atau hukuman mati atau pencabutan kewarganegaraan.

"Penerapan atau tuduhan makar harus dilakukan hati-hati karena ini kejahatan serius," ujar Mulfachri saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (5/4).


Jika kepolisian menilai rapat yang dilakukan Alkhaththath dan kawan-kawannya sebagai pelanggan hukum, maka jerat hukum yang pantas diberikan adalah tuduhan pemufakatan jahat. Bukan pemufakatan makar.

"Harusnya polisi bilang pemufakatan jahat, jangan bilang makar," sesalnya.

Dilihat dari jumlah demonstran Aksi 313 dan pernyataan polisi bahwa dana operasi makar hanya Rp 3 miliar, tampaknya sangat tidak mungkin untuk menggulingkan pemerintahan yang sah.

Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) di DPR RI ini menegaskan bahwa pihak kepolisian telah bertindak berlebihan.

"Polisi, dalam hal ini Kapolda Metro Jaya (Irjen Pol M. Iriawan), overacting," katanya dengan nada ketus. [ald]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya