Berita

Andi Narogong/Net

Hukum

KPK Temukan Bukti Catatan Pengeluaran Duit Andi Narogong

SELASA, 04 APRIL 2017 | 15:55 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan catatan keuangan Andi Agustinus alias Andi Narogong.

Belakangan catatan keuangan ini disebut-sebut sebagai bukti penerimaan sejumlah pihak yang diperkaya dari korupsi proyek e-KTP. Bahkan, dalam persidangan kemarin, mantan bendahara Partai Demokrat M. Nazaruddin juga menjelaskan aliran uang yang mengalir ke mantan Ketua Badan Anggaran DPR (Banggar), Melchias Marchus Mekeng yang diketahuinya dari pernyataan Andi disertai catatan keuangan.

Jurubicara KPK, Febri Diansyah menjelaskan ditemukannya catatan keuangan Andi saat pengeledahan di dua rumah di kawasan Tebet Jakarta Selatan.


Menurut Febri selain catatan keuangan, penyidik juga menyita dokumen-dokumen terkait kepemilikan aset Andi serta dua unit mobil mewah.

"Ini bukan rumah atas nama AA (Andi Agustinus) dan juga  bukan atas nama adik dr AA (Andi Agustinus). Namun dari sana kami melakukan penggeledahan dan penyitaan sejumlah dokumen yang terkait dengan kepemilikan beberapa aset tersangka dan juga menyita dua unit mobil, ada Toyota Vellfire dan Range Rover," ujar Febri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (4/4).

"Kemudian sebuah rumah di Jalan Tebet Barat 1 di sana kita menyita dokumen-dokumen yang berkaitan dengan kasus yang ditangai, salah satunya catatan keuangan yang terkait tersangka," imbuhnya.

Febri menambahkan, hari ini, pihaknya juga melakukan pemeriksaan terhadap Andi untuk menelusuri temuan penyidik saat pengeledahan di dua lokasi. Termasuk mengenai catatan keuangan yang diduga sebagai bukti penerimaan sejumlah pihak yang diperkaya dari uang korupsi proyek pengadaan e-KTP.

"Itu akan kami klarifikasi di pemeriksaan ini atau pemeriksaan lanjutan. Kita juga memeriksa sejumlah saksi, termasuk Sugiharto (terdakwa) yang hari ini kita agendakan," tutup Febri.[wid]



Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya