Berita

Mako Brimob

Hukum

Kornas Fokal IMM Berharap Polisi Segera Bebaskan Zainudin Arsyad

SENIN, 03 APRIL 2017 | 01:33 WIB | LAPORAN:

Tiga dari empat kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) yang ditangkap pihak Kepolisian terkait tuduhan permufakatan makar telah dibebaskan. Yaitu, Beni Pramula, Eka Pitra dan Ferry.

Sekjen Koordinator Nasional Forum Keluarga Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Fokal IMM), Azrul Tanjung, menjelaskan tinggal Zainudin Arsyad yang masih ditahan.

Hari ini, (Senin, 3/4) Kornas Fokal IMM akan berkoordinasi dengan penyidik Polda Metro Jaya untuk mendampingi Zainuddin.


"Terima kasih pada Polisi yang sudah melepaskan tiga kader kami. Dan berharap Zainudin Arsyad segera dibebaskan pula," jelasnya.

Pada Sabtu kemarin, Azrul didamping pengurus Kornas Fokal IMM lainnya, M. Ihsan dan Pedri Kasman, mendatangi Mako Brimob Kelapa Dua Depok untuk mengunjungi kader IMM yang ikut ditangkap jelang aksi 313 Jumat lalu. Pada hari itu, Beni, Eka Pitra dan Ferry dibebaskan.

Azrul menyayangkan penangkapan tersebut. Menurutnya, tuduhan makar terhadap mereka terlalu berlebihan. Sebab yang apa mereka lakukan adalah bagian dari upaya mengejawantahkan idealisme mereka.

"Mereka resah melihat kondisi bangsa ini. Pemerintah mestinya melihat itu sebagai kritik untuk kebaikan bangsa," ucapnya.

Sementara itu, M. Ihsan, SH., MH. yang ditunjuk Fokal IMM sebagai Koordinator Kuasa Hukum mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan pendampingan hukum terhadap Zanuddin.

"Fokal IMM siap membela kebenaran bersama kadernya. Aparat kepolisian diminta untu hati hati menerapkan pasal tuduhan terhadap mereka. Jika tidak cukup bukti sebaiknya segera dibebaskan. Masalah ini sangat serius. Jika polisi main-main rakyat tidak akan tinggal diam," ucap Ihsan yang berprofesi sebagai pengacara ini.

Sementara itu Pedri Kasman menambahkan bahwa apa yang disampaikan masyarakat melalui berbagai aksi belakangan ini adalah bagian dari upaya mencari keadilan. Jika pemerintah dan aparat mampu memberi keadilan, maka rakyat akan tenang.

"Karena itu para pejuang keadilan ini pasti akan didukung oleh rakyat. Tidak ada yang mampu melawan kehendak rakyat," tandasnya. [zul]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya