Berita

Tommy Soeharto/Net

Hukum

Penyidik PMJ Layangkan Surat Panggilan Kedua Untuk Tommy Soeharto

MINGGU, 02 APRIL 2017 | 14:07 WIB | LAPORAN:

Penyidik Polda Metro Jaya (PMJ) menyiapkan surat panggilan kedua untuk Tommy Soeharto. Anak kandung Presiden RI ke-2 Soeharto itu akan dimintai keterangan terkait hubungannya dengan tersangka kasus dugaan pemufakatan makar, Firza Husein.

"Nanti akan kita agendakan kembali. Masih menunggu tindak lanjut dari penyidik. Karena yang bersangkutan (Tommy) belum bisa hadir di panggilan pertama, Jumat (31/3) kemarin," kata Kabid Humas P MJ Komisaris Besar Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Minggu (2/4).

Namun, seperti apa peran Tommy dalam kasus itu, polisi masih belum bisa memberikan keterangan. Khususnya terkait dugaan aliran dana ke yayasan Solidaritas Sahabat Cendana (SSC) di bawah pengelolaan Firza Husein yang diduga melibatkan Tommy.


"Nanti kita dalami dulu. Kita panggil apakah yang bersangkutan (Tommy) penyalur dana. Karena kaitannya dengan yayasan Cendana (SSC)," terang Argo.

Sebelumnya, tersangka kasus dugaan makar, Firza Husein memastikan SSC yang dikelolanya tidak ada hubungannya dengan Tommy. Seperti yang disampaikan penasihat hukumnya, Dahlia Zein di kawasan Depok, Jawa Barat, Sabtu (1/4) kemarin.

"Saya hanya menegaskan, bahwa posisi SSC adalah organisasi. Bukan yayasan. Tidak ada sangkut pautnya dengan Tommy Soeharto," kata Dahlia.

Seperti diketahui, Firza Husein merupakan salah satu tersangka kasus dugan permufakatan makar jilid I. Firza ditangkap bersama dengan 10 orang lainnya jelang aksi 212, 2 Desember 2016 lalu.

Firza berperan sebagai pengumpul dana kegiatan makar yang diduga untuk menggulingkan pemerintahan yang sah.

Dugaan aliran dana tersebut terkuak saat praktisi hukum, Eggi Sudjana melaporkan penyebar gambar yang menuduhnya sebagai salah satu "penyandang dana" aksi makar jilid I ke polisi, Selasa (6/12) lalu.

Selain Eggi dalam gambar tersebut juga mencantumkan tokoh-tokoh nasional seperti Tommy Soeharto, Said Iqbal, Munarman, Rizieq Sihab, Ratna Sarumpaet, Ahmad Dhani, hingga Rachmawati Soekarno Putri. Termasuk juga, Bachtiar Nasir, Muhsin Alatas, Sri Bintang Pamungkas, Eko Suryo, Kivlan Zein dan Budi Sujana. Lalu, Adityawarman, Habiburahman, Baris Silitonga, Dahlia Zein, Rusdi dan Firza Husein.

Dalam bagian atas gambar tersebut tertulis "Donatur Aksi 'Bela Islam' ke Arah Makar".

Eggi mengungkapkan pertama kali dirinya mendapat gambar tersebut dari seorang wanita bernama Julia, Jumat 2 Desember 2016 lalu. Kepada Eggi, Julia mengaku sebagai penasihat Tommy Soeharto.

"Saya pertama dapat ini lewat WA (WhatsApp), dari Saudari Julia. Julia ini saya kenal begitu saja. Tapi, setelah saya tanya-tanya dan konfirmasi langsung kepadanya, dia mengaku sebagai penasihat Tommy Soeharto," ungkap Eggi saat itu.

Pihak kepolisian sendiri telah berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keunangan (PPATK) untuk menelusuri dugaan aliran dana yang diperkirakan memiliki nominal cukup besar itu. Meski pun tidak pernah diekspos seperti apa hasilnya hingga saat ini. [zul]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya