Berita

Gus Nu'man/Net

Politik

Mikraj Nabi Cermin Tanggung Jawab Pemimpin Sejati

KAMIS, 30 MARET 2017 | 19:53 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Bulan Rajab merupakan bulan bersejarah bagi umat Islam. Sebab di bulan ini, Rasulullah SAW melakukan isra dan mikraj, yang kemudian dalam momentum ini ibadah shalat diawajibkan kepada ummat Islam.

Demikian disampaikan KH. Nu'man Bashori Alwi. Gus Nu'man menjelaskan bahwa pada mulanya, kewajiban shalat bagi umat Islam itu berjumlah 50 kali. Namun dalam perjalanan mikraj itu kemudian Rasulullah memohon kepada Allah agar lima waktu saja, sebab kewajiban 50 waktu pasti akan memberatkan ummat Islam di kemudian hari. Jadilah shalat itu 5 waktu.

"Inilah bentuk tanggung jawab seorang pemimpin sejati yang mengutamakan ummat di atas kepentingan pribadi, sehingga sekarang kita sebagai ummat Muhammad SAW bisa melaksanakan perjuangan Rasulullah, shalat 5 waktu," kata Gus Nu'man, yang merupakan Ketua PP Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi), di hadapan ratusan Jamaah di Kalibata Indah, Jakarta Selatan, Kamis (30/3).


Gus Nu'man juga mengingatkan bahwa shalat itu merupakan tiang agama. Melaksanakan ibadah shalat sama saja dengan menjaga agama Islam dari keruntuhan. Karena menjaga Islam tak perlu dilakukan dengan melakukan aksi sebagaimana dilakukan kelompok radikal.

"Nah kalau sekarang ada kelompok yang mengatasnamakan Islam tetapi perbuatannya mendekati kemungkaran maka bisa disimpulkan kalau shalatnya tidak sempurna artinya diragukan dalam menjalankan rukun Islam yang ke-2 itu," ungkap Gus Numan.

Selain itu, sambung Gus Nu'man, kelompok yang melakukan kemunkararan termasuk dengan melakukan aksi-aksi radikal atau aksi kekerasan sebagaimana dilakukan kelompok Wahabi dan ISIS di Timur Tengah, sama saja dengan melalaikan shalat. Sebab shalatnya tidak mencegah dia berbuat munkar dengan menindas orang yang berbeda aliran atau mereka yang berbeda pendapat.

"Padahal berbeda pendapat itu hal yang niscaya sebagai bentuk kebhinnekaan manusia itu sendiri. Dan al-Quran melegitimasi perbedaan pendapat ini, seperti di QS al-Nisa ayat 59, dengan memerintahkan bila berbeda pendapat kembalikan saja urusan kepada Allah dan Rasul-nya," tegas Gus Nu'man. [ian]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Bikin Lomba Kota Terbersih, Lima Terbaik Dapat Rp20 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:26

Oknum Brimob di KPK Diduga Bocorkan Dokumen Perkara, Dipakai Peras Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:18

ST Burhanuddin Mutasi 176 Jaksa, 90 Kajari Bergeser

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:17

Prabowo Wanti-wanti Konflik Timteng Bisa Meluas dan Semakin Memburuk

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:51

Deddy Sitorus Bantah Hina Wartawan dan Tantang Balik KWP

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:35

Lokataru: Kopdes Merah Putih Rawan Dimobilisasi Jadi Mesin Politik Bawah Tanah

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:26

Prabowo Tertarik Belajar Cara India Bangun 3 Juta Rumah dalam Setahun

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:21

Terima Aspirasi Guru TK, DPR Siap Agendakan Penguatan PAUD

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:19

MK: Anggaran MBG Tak Boleh Lagi Masuk Pos Pendidikan

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Pembahasan RUU HAM, Perlindungan Harus Menyesuaikan Perkembangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Selengkapnya