Berita

miryam/net

Hukum

Miryam Akui Pengacara Nazaruddin Minta Pinjaman Uang 200 Juta

KAMIS, 30 MARET 2017 | 17:13 WIB | LAPORAN:

Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencium ada pihak yang menemui atau ditemui mantan anggota Komisi II DPR, Miryam S Haryani sebelum penyidik melakukan pemeriksaan terhadap Miryam terkait kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP.

Hal itu ditanyakan jaksa KPK saat sidang lanjutan perkara korupsi proyek pengadaan e-KTP di Pengadilan Tipikor Jakarta, jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamus (30/3).

Mengenai hal tersebut, Miryam mengakui bahwa dirinya pernah berencana menemui pengacara sekaligus pengurus Partai Golkar Rudi Alfonso. Namun pertemuan dengan Alfonso urung terjadi. Politisi Hanura itu membantah pertemuan tersebut untuk membahas mengenai pemanggilan KPK terhadap dirinya.


"Jadi saya kan pulang dari Bali kemudian ingin bertemu teman di Kebayoran Baru, Radio Dalam, tetapi dia tidak ada di tempat, saya pun pulang lagi," kata Miryam dalam kesaksiannya.

Bukan hanya Rudi, Miryam mengaku pernah bertemu dengan pengacara Elza Syarief selaku pengacara mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin.

Menurut Miryam, pertemuannya dengan Elza hanya memenuhi permohonan Elza untuk meminjam uang.

‎"Dia (Elza) bilang, 'Mir pinjam uang dong 200 juta'," kata Miryam menirukan perkataan Elza ketika itu.

Lebih lanjut Miryam mengaku bukan sekali menemui Elza, setelah sidang kedua kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP, Miryam kembali bertemu dengan Elza.

Saat itu kata Miryam, Elza menyodorkan surat kabar yang memberitakan kesaksian mantan Sekjen Kemendagri, Diah Anggraini di persidangan sebelumnya.

"Yani sudah baca kompas? Kompas mana terus saya baca dulu terus sudah nggak baca-baca lagi. Saya nggak baca detail. Ditunjukan baca kompas ada komentarnya bu Diah mengenai e-ktp," ujar Miryam meniru perkataan Elza.

Ketua Majelis Hakim Jhon Halasan Butar-butar tak mempercayai keterangan yang dibeberkan Miryam mengenai beberapa pertemuannya dengan pengacara.

Menurut Jhon sangat janggal, jika pertemuan tersebut hanya sebatas membahas pemberitaan mengenai e-KTP. Hakim menilai ada pembicaraan lain saat pertemuan tersebut.

"Ini aneh sekali. Masa datang jauh-jauh  cuma gitu aja. Saya ingatkan lagi sodara saksi bicara yang benar. Anda sudah disumpah. Jawab yang benar," tegas Hakim.

Diketahui, dalam sidang sebelumnya, majelis hakim sempat menanyakan terkait pihak yang meminta Miryam untuk tidak berbicara jujur dalam persidangan. Hal ini ditanyakan majelis hakim setelah Miryam mencabut BAP di KPK beberapa waktu lalu.[san]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya