Berita

Miryam S Handayani/RMOL.

Hukum

Ini Alasan Novel 'Ancam' Ingin Tangkap Miryam

KAMIS, 30 MARET 2017 | 14:37 WIB | LAPORAN:

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan pernah menyebut ingin menangkap mantan anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Hanura, Miryam S Handayani.

Hal itu disampaikan Novel saat memeriksa Miryam terkait kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP di gedung KPK beberapa waktu lalu. Miryam pun anggap itu ancaman dalam proses pemeriksaan.

Novel sendiri memastikan punya bukti awal bahwa Miryam terlibat korupsi e-KTP.


"Dalam proses operasi tangkap tangan di tahun 2010, saksi ada dalam proses penyadapan, dan berbicara soal uang. Artinya penyidik berkeyakinan sekali dia terbiasa menerima uang. Saya rasa bukti rekaman itu untuk proses penyidikan nanti," kata Novel dalam sidang kasus e-KTP di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (30/2).

Seperti diketahui, pada sidang Kamis (23/3) lalu, Miryam menyatakan cabut Berita Acara Pemeriksaan (BAP)-nya.

Alasan Miryam mencabut BAP itu lantaran adanya tekanan saat dimintai keterangan sebagai saksi oleh tiga penyidik KPK yakni Novel Baswedan, Damanik dan Irwan Susanto. Ketiga penyidik tersebut kini dihadirkan untuk dikonfrontasi dengan Miryam.

"Awal pemeriksaan Novel cerita ke saya Bu Yani harusnya tahun 2010 sudah saya tangkap. Belum ditanya macam-macam, sudah begitu," ujar Miryam di persidangan sebelumnya.[wid]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya