Berita

Emma Thompson/Net

Blitz

Emma Thompson, Gagal Dirayu Donald Trump

SENIN, 27 MARET 2017 | 10:25 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Emma Thompson ternyata pernah menjadi satu di antara perempuan-perempuan yang coba untuk dikencani oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Dalam sebuah program televisi di Skandina­via, Thompson mengungkap­kan cerita tersebut.

Masa gebetan itu tentu saja terjadi sebelum, Trump terpilih menjadi presiden. Tepatnya, saat Thompson tengah terlibat film Primary Colors pada 1998. Ia dihubungi Trump langsung. Perempuan berusia 57 tahun ini bercerita, tiba-tiba teleponnya bordering, berbunyi kencang. Saat diangkat, si penelepon berkata, "Hai Donald Trump di sini."

Bintang Beauty and the Beast itu melanjutkan, Trump menawarinya akomodasi di gedungnya yang terkenal: Trump Towers. Kata Trump 'mengiming-imingi,' "Itu san­gat nyaman."


'Rayuan' Trump tidak ber­henti sampai di situ. Ia melan­jutkan bahwa mungkin dirinya dan Thompson bisa bergaul lebih dekat. Ia menyangka dirinya bisa nyambung dengan sang artis.

"Saya pikir kita bisa bergaul dengan baik. Mungkin kita bisa makan malam suatu kali," ujar Trump, seperti ditirukan Thompson. Tentu saja, Thomp­son lalu menolak tawaran Trump.

Sekadar merunut, saat itu Trump masih dalam ikatan suci perkawinan dengan Marla Maples. Dia menikahi Maples pada 1993, kemudian bercerai enam tahun berikutnya atau sekitar 1999.

Namun, sebelumnya, Trump sudah lebih dulu menikah dengan Ivana Zelnickova pada 1977, bercerai pada 1992. Dan kini, dia masih menjadi suami Melania Knauss.

Trump yang terbilang aktif di Twitter, termasuk bila ada selebriti yang menyinggung­nya, belum berkomentar apa pun soal klaim ajakan kencan Thompson itu. Cuitan tera­khirnya masih soal Gedung Putih. ***

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya