Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

56 Orang Dibui Terkait Tragedi Tenggelamnya Kapal Migran Di Mediterania

MINGGU, 26 MARET 2017 | 19:18 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pengadilan Mesir menjatuhkan hukuman penjara pada 56 orang yang terkait dengan tenggelamnya kapal migran di mana 200 orang tewas tahun lalu.

Para terdakwa dijatuhi hukuman minimal tujuh tahun penjara pada akhir pekan ini.

Diketahui bahwaperahu terbalik di lepas pantai Mediterania pada 21 September tahun lalu. Petugas penyelamat dan nelayan menyelamatkan setidaknya 169 orang, tapi setidaknya 202 orang lainnya tewas.


Itu adalah salah satu bencana paling mematikan pada migran yang mencoba perjalanan laut berbahaya dari Afrika ke Eropa.

Tuduhan terhadap 56orang itu termasuk menyebabkan kematian disengaja 202 penumpang, tidak menggunakan peralatan penyelamatan yang memadai, membahayakan hidup, menerima uang dari korban, bersembunyi tersangka dari pihak berwenang, dan menggunakan kapal tanpa lisensi.

Kapal itu tenggelam di lepas pantai Mediterania, dekat Burg Rashid, sebuah desa di provinsi Beheira utara Mesir. Pada saat itu, para pelaku membawa migran Mesir, Sudan, Eritrea dan Somalia dan diyakini akan menuju Italia. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya