Berita

Dunia

Drone AS Bunuh Otak Serangan Hotel Marriott 2008

MINGGU, 26 MARET 2017 | 19:01 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pentagon menyebut bahwa Amerika Serikat berhasil membunuh pemimpin kelompok militan Al-Qaeda yang bertanggungjawab atas serangan mematikan di Hotel Marriott di Pakistan tahun 2008 lalu.

Ia adalah Qari Yasin. Pentagon menyebut, ia tewas dalam serangan pesawat tak berawak di Provinsi Paktika pada 19 Maret kemarin.

Yasin merupakan otak di balik serangan bom bunuh diri dengan menggunakan truk di Hotel Marriott di Islamabad pada tahun 2008 lalu. Serangan itu menewaskan lebih dari 50 orang, termasuk dua anggota militer AS.


Serangan juga memicu kebakaran dan menghanguskan hotel yang terletak di dekat bagian diplomatik Islamabad.

Selain itu, Yasin bertanggung jawab untuk pembantaian lainnya, termasuk serangan terhadap tim kriket Sri Lanka, yang mengunjungi Lahore, Pakistan, pada Maret 2009. Dalam insiden itu, orang-orang bersenjata melempari bus tur tim dengan peluru saat mendekati stadion. Delapan orang tewas dalam serangan itu.

"Kematian Qari Yasin adalah bukti bahwa teroris yang memfitnah Islam dan sengaja menargetkan orang-orang yang tidak bersalah tidak akan lolos dari pengadilan," kata Menteri Pertahanan Jim Mattis dalam sebuah pernyataan. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya