Berita

Ilustrasi/BBC

Dunia

Larangan Laptop Di Pesawat Mulai Diberlakukan

MINGGU, 26 MARET 2017 | 18:41 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Larangan laptop dan tablet di kabin pada penerbangan dari Turki dan beberapa negara di Timur Tengah dan Afrika Utara ke Amerika Serikat dan Inggris telah mulai berlaku akhir pekan ini.

Aturan itu berbunyi bahwa perangkat yang lebih besar dari smartphone harus melakukan perjalanan di dalam palka karena peningkatan risiko bahwa mereka bisa mengandung bahan peledak.

Larangan Amerika Serikat semacam ini mencakup delapan negara, sedangkan pembatasan Inggris berlaku untuk enam negara.


Sembilan penerbangan dari delapan negara, yakni Turki, Maroko, Yordania, Mesir, Uni Emirat Arab, Qatar, Arab Saudi dan Kuwait terkena imbas dari larangan Amerika Serikat. Pasalnya, seluruh negara itu mengoperasikan sekitar 50 penerbangan setiap harinya ke Amerika Serikat.

Sementara itu larangan Inggris mempengaruhi semua penerbangan keluar dari Mesir, Turki, Yordania, Arab Saudi, Tunisia dan Lebanon.

Larangan Inggris berlaku untuk perangkat, termasuk smartphone, lebih besar dari 16cm (6.3in).

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mendesak AS dan Inggris untuk mengangkat larangan sesegera mungkin.

Namun Departemen Keamanan Dalam Negeri AS mengklaim bahwa aturan itu mengutip serangan di pesawat dan bandara selama dua tahun terakhir. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya