Berita

Polisi Belarus/BBC

Dunia

Pengangguran Dikenakan Pajak, Ribuan Orang Protes

MINGGU, 26 MARET 2017 | 18:15 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ratusan orang pengunjuk rasa diamankan oleh polisi Belarus selama protes terhadap pajak yang dinilai sebagai "parasit sosial" akhir pekan ini.

Dalam aksi unjuk rasa tersebut, ribuan orang turun ke jalanan Minsk dan sejumlah kota lainnya. Mereka menentang retribusi 230 dolar AS bagi mereka yang menganggur selama enam bulan.

Pihak penyelenggara aksi menyebut aksi itu adalah Freedom Day.


Pawai di ibukota Minsk berlangsung pada ulang tahun ke-99 dari proklamasi Republik Rakyat Belarusia.

Demonstran mencoba untuk berbaris salah di satu jalan utama di Minsk, namun diblokir oleh polisi yang mulai menangkapi mereka, bersama dengan wartawan yang meliput protes.

Untuk diketahui bahwa mereka memprotes keputusan Presiden Alexander Lukashenko yang mengatakan bahwa orang-orang yang bekerja kurang dari 183 hari setahun tidak harus membayar pajak tahun ini dan mengatakan mereka yang sudah dibayar tahun lalu akan diberi kompensasi jika mereka menemukan pekerjaan.

Menurut pemeriksaan pajak baru-baru ini, 470.000 orang harus membayar pajak tetapi hanya 50.000 telah melakukannya.

Presiden Alexander Lukashenko menegaskan bahwa aturan itu tidak akan dihapus. Ia menilai bahwa aturan itu menerapkan disiplin bagi masyarakat untuk bekerja.

Mereka yang kontra dengan hal itu menilai bahwa aturan menghukum mereka yang tidak dapat menemukan pekerjaan. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya