Berita

Olahraga

Percepatan Persiapan Asian Games Harus Tetap Jaga Akuntabilitas

SABTU, 25 MARET 2017 | 15:17 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Penyelenggaraan Asian Games 2018 tinggal 17 bulan lagi. Sehingga ada banyak hal yang harus dipercepat pembangunannya. Namun demikian, tidak semua hal bisa dikerjakan dengan memakai mekanisme lelang sehingga perlu dibentuk sebuah Badan Layanan Umum (BLU).

"Karena ini tinggal 17 bulan lagi, maka harus buat BLU namun di sisi lain juga harus tetap menjaga akuntabilitas keuangan," ujar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani, usai Rapat Persiapan Pelaksanaan Asian Games 2018 di Kantor KOI-Building FX Plaza Office Lantai 19, Senayan, Jakarta (Sabtu, 25/3).

Puan menjelaskan, dalam pelaksanaan pembentukan BLU itu, perlu ada pendampingan intensif dari BPKP, LKPP, Kementerian Keuangan bersama-sama dengan Menpora dan juga panitia Asian Games atau Inasgoc. Pendampingan itu terkait dengan hal-hal apa saja yang bisa dikerjakan melalui mekanisme BLU.


"Kalau semua pekerjaan lelang kan tak akan cukup dalam waktu 17 bulan. Padahal harus melakukan percepatan. Karena itulah, maka kita minta mana-mana saja yang mendesak dan urgen sehingga harus memakai mekanisme BLU," jelas Puan.

Di sisi lain, lanjut Puan, tak semua pengerjaan program bisa memakai BLU. Sebab mekanisme ini memiliki kriteria mendesak dan sangat urgen saja. "Jadi kalau tidak mendesak dan tidak urgen tak usah pakai BLU. Nah apa saja yang masuk mendesak ini, maka harus dikaji secara teknis antara Kemenkeu, LKPP, BPKP, Menpora, dan juga Inasgoc," terang Puan.

Puan menegaskan, penyelenggaraan Asian Games ini tentunya harus betul-betul menjaga akuntabilitas. "Jangan sampai setelah Asian Games lalu jadi masalah. Atau akuntabilitas malah menyandera dan bermasalah," tegas Puan.

Rapat yang dipimpin Wakil Presiden Jusuf Kalla itu dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait, diantaranya Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nachrowi, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, Presiden Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) merangkap Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Eric Thohir, serta sejumlah pejabat lainnya.

 Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, evaluasi persiapan penyelenggaraan Asian Games memang harus lebih intensif karena waktu penyelenggaraan tinggal 17 bulan lagi. Ada tiga hal yang harus dicapai, yakni pertama terkait sarana venue dan renovasi infrastruktur olahraga.

Kedua, terkait penyelenggaraan yang harus baik. Sedangkan ketiga adalah masalah atlet dan prestasi yang harus maksimal.

Untuk masalah anggaran, JK mengatakan bahwa kebutuhannya lebih dari Rp30 triliun. Untuk pembangunan sarana infrastruktur itu di dua tempat, yakni Jakarta dan Pelembang meliputi renovasi wisama atlet dan perbaikan stadion Jakabaring Palembang hampir membutuhkan Rp 7 triliun. Sedangkan  perbaikan infrastruktur sarana olahraga di DKI Jakarta hampir Rp 3 triliun.

"Total infrastruktur yang langsung untuk olahraga sekitar Rp 10 triliun," ujar JK.

Namun ada juga sarana infrastruktur yang tak langsung seperti sarana transportasi, jalan, dan sebagainya yang termasuk juga investasi jangka panjang. Kebutuhan ini di Palembang mencapau Rp 7 triliun sedangkan di Jakarta mencapai Rp 10 triliun.

"Jadi buat infratruktur ini totalnya sekitar Rp 27 triliun. Selain itu ada juga kebutuhan buat penyelenggaraan yang mencapai sekitar Rp 4,5 triliun. Makanya kebutuhan semuanya mencapai lebih Rp 30 triliun," ujar JK. [ysa]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya