. Bukannya tidur, puluhan pelajar dan eks pelajar tingkat SMP hingga SMA bersiaga di sekitar Jl. Mawar III, Bintaro, Jakarta Selatan (Jaksel), pukul 01.00 WIB, Sabtu (25/3).
Lokasi yang tidak jauh dari SMP 178 Bintaro itu, menjadi titik kumpul kelompok pelajar yang menamakan diri Beatrix.
Rencananya, pelajar yang membekali diri dengan senjata tajam (sajam) itu, akan beradu nyali lewat tawuran dengan kelompok Reggae yang bermarkas di sekitar Pom Bensin Cirendeu & Alfa Mart Lebak Bulus.
"Lokasi tawuran antara Kelompok Beatrix Rempoa dengan Reggae Cirendeu Ciputat di Pom Bensin Rempoa Bintaro Jaksel," kata Kapolsek Pesanggrahan Komisaris Eko Mulyadi kepada wartawan, Sabtu.
Penangkapan puluhan pelajar itu bermula saat salah satu Kelompok Sadar Kamtibmas (KSK) Sub Sektor Bintaro, Bagio melintas di Jl. Mawar.
Saat itu, Bagio mencurigai gerak-gerik anak baru gede itu yang masih berkeliaran tengah malam. Apalagi, beberapa di antara mereka membawa tas yang dicurigai berisi benda terlarang.
Setelah dilakukan penggeledahan, ternyata di dalam tas yang dibawa mereka, terdapat beberapa jenis sajam. Sehingga, Bagio pun menghubungi Eko untuk menindaklanjuti temuan tersebut.
Kepada polisi, pelajar tersebut mengaku telah mengatur janji untuk tawuran lewat media sosial (medsos) dan aplikasi pesan elektronik Blackberry Messenger (BBM). Selain itu, ajang tawuran juga sudah dijadwalkan setiap malam Sabtu dan malam Minggu setiap pekan.
"Jadi, perjanjian dilakukan lewat medsos dan aplikasi BBM. Ajang tawuran ini juga sudah diagendakan oleh masing masing kelompok. Setiap malam Sabtu dan malam Minggu dengan lokasi yang menyesuaikan," papar Eko.
Sepuluh pelajar berikut tujuh sajam berbagai jenis dan empat unit ponsel diamankan polisi sebagai barang bukti. Saat ini, para pelajar tersebut telah diamankankan di Mapolsek Pesanggrahan untuk dilakukan pembinaan.
"Alat untuk ajang tawuran sudah mengarah kepada sajam berbagai jenis. Resikonya akan berdampak pada kematian. Kita (polisi) akan panggil orang tua murid dan lakukan pembinaan," demikian Kapolsek.
Berikut daftar deretan pelajar yang diduga terlibat rencana tawuran
1. PS, pelajar kelas XI SMK Lebak Bulus, warga Bintaro
2). MAH, pelajar kelas X SMKN 18 Pondok Pinang, warga Bintaro
3). RA, pelajar kelas IX SMP Pelita Harapan Pondok Indah, warga Bintaro
4). ADF, pelajar putus sekolah, warga Bintaro
5). IE, pelajar putus sekolah, warga Bintaro
6). LTP, pelajar putus sekolah, warga Bintaro
7). AF, pelajar kelas 3 SMP Makarya, warga Bintaro
8). AT, pelajar kelas XI SMK PKBM, warga Bintaro
9). MH, pelajar kelas X SMAN 87 Jakarta, warga Bintaro
10). FAZ, pelajar kelas XI SMK 35 Roxy Jakbar, warga Bintaro.
[rus]