Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Preventif Ricuh Di Gereja Santa Clara, Polisi Siagakan 500 Personel

SABTU, 25 MARET 2017 | 11:50 WIB | LAPORAN:

. Pihak kepolisian akan mengupayakan mediasi antara kelompok massa dengan panitia pembangunan Gereja Santa Clara di Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Selain itu, ratusan personel telah disiagakan untuk langkah preventif terjadinya hal yang tidak diinginkan.

"Saat ini situasi terpantau kondusif. Kita lihat nanti, bagaimana ke depannya. Ada 500 personel yang diterjunkan. Nanti kita fasilitasi lagi buat mediasi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya (PMJ) Komisaris Besar Argo Yuwono kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (25/3).


Argo mengatakan, sebagian besar massa merasa keberatan jika ada ratusan jemaat yang menunaikan ibadah di sana. Padahal, surat-menyurat terkait pendirian gereja sudah lengkap.

"Intinya masyarakat tidak mengehendaki gereja itu. Padahal administrasi gereja lengkap," sesal Argo.

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur itu berharap ‎insiden serupa tidak terulang kembali. Baik itu di lokasi sekitar gereja Santa Clara, atau wilayah lainnya. Argo juga berharap, kasus tersebut dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

"Harapan saya tidak ada kejadian serupa di wilayah lain. Serta, tidak sampai di kepolisian. Diselesaikan secara kekeluargaan saja," demikian Argo.

Seperti diberitakan, ratusan orang yang tergabung dalam suatu ormas Islam menentang pembangunan Gereja Katolik Santa Clara karena dinilai menyalahi izin. Aksi penolakan ini sempat diwarnai aksi saling lempar batu hingga polisi menyemprotkan gas air mata. [rus]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya