Berita

Twitter/Net

Dunia

Twitter Premium Segera Terealisasi?

JUMAT, 24 MARET 2017 | 18:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Twitter sedang mempertimbangkan penambahan pilihan keanggotaan berbayar untuk pebisnis dan pemegang kekuasaan.

Layanan micro-blogging itu tengah melakukan survei untuk "menilai kepentingan" dalam gagasan tersebut.

Bila terealisasikan, anggota yang membayar akan mendapatkan akses ke versi yang disempurnakan dari TweetDeck, layanan antarmuka Twitter souped-up yang menawarkan fungsionalitas lebih dari Twitter.com.


Twitter belum membuat indikasi untuk mengizinkan pengguna layanan biasa untuk bisa mengangkses layanan berbayar tersebut.

Tapi skema keanggotaan premium dapat menawarkan Twitter aliran pendapatan baru pada saat pengguna semakin beralih ke jaringan lain seperti Snapchat.

Twitter melakukan survei kecil tentang ide tersebut ke sejumlah pengguna terpilih.

"Kami secara teratur melakukan penelitian pengguna untuk mengumpulkan umpan balik tentang pengalaman Twitter rakyat dan untuk lebih menginformasikan keputusan investasi produk kami, dan kami mencari beberapa cara untuk membuat TweetDeck lebih berharga untuk para profesional," begitu bunyi keterangan dari pihak Twitter seperti dimuat BBC.

Dalam email ke pengguna yang dipilih, perusahaan menggambarkan bagaimana alat baru akan bekerja.

"Tool set premium ini akan memberikan tampilan yang berharga, posting, dan alat-alat sinyal seperti alert, tren dan analisis aktivitas, analisis canggih, dan menyusun dan posting alat semua dalam satu dashboard disesuaikan," kata pihak Twitter..

"Ini akan dirancang untuk membuatnya lebih mudah dari sebelumnya untuk bersaing dengan beberapa kepentingan, perkembangan audiens Anda, dan melihat bahkan lebih besar konten dan informasi secara real-time," sambungnya. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya