Berita

Asep Warlan Yusuf/Net

Nusantara

5 Fokus Warga Jabar Memilih Pemimpinnya

JUMAT, 24 MARET 2017 | 08:57 WIB

Pilkada tidak semata-mata peristiwa politik. Lebih dari itu pilkada adalah peristiwa budaya, khususnya di Jawa Barat.

"Jadi Jabar pengen punya demokrasi yang berkeadaban, yang penuh dengan budaya. Damai, beretika dan moral yang tinggi," ujar pengamat politik dari Universitas Padjajaran, Asep Warlan Yusuf seperti diberitakan RMOLJabar.Com (Jumat, 24/3).

Pilkada juga kata dia, peristiwa akademik. Di situ ada diskusi-diskusi program, visi dan misi.


"Bagaimana cara meyakinkan dengan strategi, itu kan peristiwa akademik. Kalau bisa wacana-wacana pilkada itu hidup di kampus-kampus atau di tempat orang-orang mencari ilmu," terangnya.

Berkaitan preferensi pemilih di Jabar, menurut Asep, ada beberapa poin yang harus dipegang kandidat gubernur.

Pertama adalah 'siapa dia', maksudnya ialah rekam jejak kandidat yang mencalonkan gubernur.

"Dia punya kompetensi, punya pengetahuan yang cukup tentang Jabar, punya pengalaman yang banyak serta punya jaringan yang kuat. Itulah track record yang diinginkan masyarakat," katanya.

Kedua, kandidat cagub yang diinginkan, punya sisi ketokohan. Tidak sekadar populer, dekat dengan elit partai, punya uang atau massa banyak.

Ketiga, masyarakat pastinyan melihat partai yang mengusung si kandidat.

Keempat, visi misi dan programnya kalau nanti terpilih.

Kelima, cara kandidat memenangkan partai yang mengusungnya.

"Kalau caranya jujur, penuh empati, suasana yang menyejukkan,elegan pasti dipilih lah oleh masyarakat," urai Asep.[wid]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya