Berita

RMOL

Nusantara

KY Baru Terima 20 Pendaftar Hakim Agung

KAMIS, 23 MARET 2017 | 16:49 WIB | LAPORAN:

Komisi Yudisial membuka seleksi calon hakim agung, untuk mencari enam hakim yang dibutuhkan oleh Mahkamah Agung. Seleksi berdasarkan surat Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial Nomor 02/WKMA-NY/2/2017 tentang Tambahan Hakim Agung 2017, yaitu untuk kamar agama satu orang, kamar perdata dua orang, kamar pidana satu orang, kamar militer satu orang, dan kamar tata usaha negara satu orang.

"Sampai pada siang ini sudah ada 20 orang calon yang mendaftar," ujar Ketua Bidang Rekrutmen Hakim Komisi Yudisial Maradaman Harahap dalam diskusi bertema 'Dinamika Seleksi Calon Hakim Agung' di Cikini, Jakarta (Kamis, 23/3).

Sebanyak 20 calon hakim agung didominasi dengan 16 orang hakim karir, tiga akademisi, dan tiga orang dari profesi lainnya. Jumlah itu dinilai masih sedikit daripada tahun sebelumnya yang mencapai ratusan pendaftar.


"Mulai 9 Maret yang lalu sudah dibuka pendaftaran, dan diharapkan akan banyak yang mendaftar. Tidak menutup kemungkinan juga jika pendaftaran ini akan diperpanjang satu sampai dua minggu," jelas Maradaman.

Ditambahkannya, para calon hakim agung nantinya akan menjalani tahapan seleksi. Mulai dari seleksi administrasi, seleksi kualitas, tes kesehatan dan kepribadian, serta wawancara terbuka. [wah]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya