Berita

Menara Eiffel padam/BBC

Dunia

Berduka Untuk Teror Di Inggris, Lampu Menara Eiffel Dimatikan

KAMIS, 23 MARET 2017 | 13:34 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Para pemimpin dari negara yang warga negaranya ikut terkena dampak serangan teror di London menyampaikan pesan duka cita.

Serangan teror itu diketahui terjadi di dekat Gedung Parlemen Inggris (Rabu, 22/3). Seorang penyerang tunggal ditembak mati setelah ia menggunakan mobil untuk menabrak para pejalan kaki dan menikam polisi di luar gedung parlemen hingga tewas.

Akibat serangan itu, tiga orang dan satu polisi tewas. Sementara itu ada sekitar 20 orang lainnya yang terluka.


Pemimpin Perancis dan Jerman menyatakan pesan duka cita bagi Inggris.

Presiden Amerika Serikat pun menyampaikan belasungkawa dan memuji pasukan keamanan Inggris.

Di antara 20 orang terluka oleh mobil, tiga di antaranya adalah warga Perancis dan dua warga Rumania.

Sebagai bentuk simpati, di Paris, lampu Menara Eiffel dimatikan pada tengah malam kemarin. Itu adalah bentuk penghormatan kepada para korban.

Presiden Perancis Francois Hollande menyatakan solidaritas dengan warga Inggris.

"Terorisme adalah perhatian kita semua dan Perancis tahu bagaimana orang-orang Inggris menderita hari ini,"kata Hollande.

Pesan senada disampaikan oleh Kanselir Jerman Angela Merkel.

"Saya ingin mengatakan untuk Jerman dan warganya: kita berdiri teguh dan tegas oleh pihak Inggris dalam memerangi segala bentuk terorisme," tambahnya.

Presiden AS Donald Trump juga telah berbicara melalui telepon kepada Perdana Menteri Inggris Theresa May untuk menyampaikan belasungkawa dan memuji respon yang efektif dari layanan keamanan Inggris.

Trump berjanji akan melakukan kerjasama penuh dalam membawa mereka yang bertanggung jawab atas serangan ke pengadilan. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya