Berita

Bisnis

PGN Pasok Gas Ke Pabrik Sari Roti Di Semarang

SENIN, 20 MARET 2017 | 18:44 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) makin memperluas pasokan gas bumi ke berbagai daerah.

Penyaluran gas tidak hanya secara konvensional yakni melalui jaringan pipa gas, melainkan dalam bentuk gas alam terkompresi atau compressed natural gas (CNG), salah satunya pabrik roti di Semarang, Jawa Tengah.

"Hari ini PGN baru saja memasok gas bumi ke PT Nippon Indosari Corporindo. Pabrik ini memproduksi roti dengan merek Sari Roti," kata Sales Area Head Semarang PGN, Edy Sukamto, Senin (20/3).


Untuk tahap awal, Nippon Indosari Corporindo akan menggunakan gas bumi PGN untuk peralatan boiler. Kemudian di tahun berikutnya gas bumi akan digunakan untuk peralatan oven untuk produksi roti.

"Untuk tahap awal diperkirakan konsumsi gas bumi di pabrik roti ini sekitar 8.000 meter kubik per bulan, untuk tahun selanjutnya karena gas buminya akan digunakan untuk oven diperkirakan konsumsi gas buminya naik sekitar 30.000-40.000 meter kubik per bulan," ungkap Edy.

Edy menambahkan, PGN memasok gas bumi ke Nippon Indosari Corporindo dalam bentuk CNG. Ini merupakan salah satu inovasi dari PGN untuk menyalurkan gas bumi yang efisien dan ramah lingkungan ke daerah-daerah yang belum terbangun pipa gas bumi. Nippon Indosari Corporindo berada di kawasan industri Wijaya Kusuma, Semarang, Jawa Tengah.

"Gas bumi kami olah menjadi CNG, lalu oleh PGN diangkut ke Wijaya Kusuma menggunakan armada truk CNG. Sehingga industri-industri di Semarang bisa segera menikmati atau menggunakan gas bumi yang efisien ini lebih cepat sambil menunggu pembangunan jaringan pipa gas di wilayah Semarang," ungkap Edy.

Vice President Corporate Communication PGN, Irwan Andri Atmanto, menambahkan, sebelum menggunakan gas bumi PGN pabrik ini menggunakan liquefied petroleum gas (LPG) dengan konsumsi sekitar 7.000-10.000 m3 per bulan.

Dengan mengganti bahan bakar dari LPG ke gas bumi CNG, pabrik roti Sari Roti di Semarang ini dapat menghemat pengeluaran bahan bakar cukup besar. Karena gas CNG dari PGN harganya lebih hemat hampir 50 persen.

"Salah satu alasan utama Sari Roti beralih ke gas bumi PGN karena efisiensi dan bersih serta aman. Gas bumi merupakan bahan bakar efisien dan bersih dibanding bahan bakar lainnya," ungkap Irwan.

Seperti diketahui, PGN adalah pemain utama gas bumi di Indonesia. Infrastruktur pipa gas bumi PGN mencapai 7.278 km atau setara dengan 80 persen pipa gas bumi hilir di Indonesia, dengan volume gas yang disalurkan sebesar 1.599 million standard cubic feet per day (MMSCFD)

Saat ini PGN menyalurkan gas bumi ke lebih dari 165.392 pelanggan rumah tangga; 1.929 pelanggan sektor UMKM, mal, hotel, rumah sakit, restoran, hingga rumah makan; serta 1.652 industri manufaktur berskala besar dan pembangkit listrik. [ald]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Jusuf Kalla: Konflik Timteng Berpotensi Tekan Ekonomi Global dan Indonesia

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:19

Permohonan Restorative Justice Rismon Menggemparkan

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:07

Reset Amerika

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:01

Sinopsis One Piece Season 2 di Netflix Petualangan Baru Luffy di Grand Line

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:32

Rismon Ajukan RJ, Ahmad Khozinudin: Label Pengkhianat akan Abadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:23

BPKH Bukukan Aset Konsolidasi Rp238,99 Triliun hingga Akhir 2025

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:08

ICWA Minta RI Kaji Lagi soal Gabung Board of Peace

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:00

Rismon Siap Dicap Pengkhianat Usai Minta Maaf ke Jokowi

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:24

Indonesia Diminta Aktif Dorong Perdamaian Timteng

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:07

KPK Sita Aset Rp100 Miliar Lebih dari Skandal Kuota Haji Era Yaqut

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:04

Selengkapnya