Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

Kasus Baru KPK, Kerugiannya Lebih Besar Dari E-KTP

RABU, 15 MARET 2017 | 14:04 WIB | LAPORAN:

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menyiratkan ada kasus lebih besar dari skandal proyek pengadaan kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP).

Kerugian negara dalam proyek e-KTP seperti diketahui mencapai 2,341 triliun dan menyeret nama-nama besar.

"Ada ‎yang kerugian indikasi lebih besar, tapi pelakunya tidak sebesar yang hari ini (kasus korupsi proyek e-KTP)," kata Agus usai menghadiri diskusi di Kampus Perbanas, Jakarta Selatan, Rabu (15/3).


Namun begitu, Agus enggan mendetailnya karena sedang penyelidikan KPK. Ia hanya menyebut bahwa kasus ini tergolong baru.  

"Kan enggak boleh lempar isu. Nanti dikira saya berpolitik," cetus Agus.

Kasus korupsi proyek e-KTP senilai Rp 5,9 triliun sebagaimana surat dakwaan jaksa KPK dalam sidang perdana, pekan lalu, disebut menyeret nama-nama besar mulai anggota DPR, menteri, partai politik, dan korporasi.[wid] 

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya