Berita

Foto/Net

Olahraga

Ridwan Kamil: Piala Presiden Tingkatkan Kualitas Sepakbola Nasional

MINGGU, 12 MARET 2017 | 20:08 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pertandingan memperebutkan juara ketiga piala presiden yang menpertemukan antara Persib Bandung dan Semen Padang FC di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (11/3)  berlangsung meriah. Ketua Stering Committee Maruarar Sirait hadir mengamal jalannya pertandingan dari awal hingga akhir.

Selain Maruarar, Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil nampak hadir menyaksikan pertandingan bergengsi itu.

pada kesempatan itu, Ridwan Kamil sangat mengapresiasi adanya gelaran piala presiden ini. Menurutnya sepakbola merupakan media untuk merekatkan persatuan dan kesatuan bangsa. Maka itu, ia berharap dengan adanya piala presiden mengisi kekosongan jeda sebelum Liga utama seperti ISL digelar. Selain itu menurutnya dengan adanya piala presiden juga menjadi cara untuk meningkatkan kualitas pemain sepakbola nasional.


Selain itu pria yang akrab disapa kang Email juga mengungkapkan rasa terimakasih kepada seluruh bobotoh yang secara sportive menerima kekalahannya saat melawan Pusamania Borneo dengan tidak melakukan aksi-aksi anarkis.

"Kecintaan Persib tidak hanya saat menang. Tapi saat kalah juga harus mengapresiasi dengan cara yang santun," katanya.

Menurutnya sikap santun dan sportive menerima kekalahan merupakan hasil edukasi  yang selama 3 tahun ia lakukan. Baik secara langsung  maupun melalui media sosial. " alhamdulillah selama setahun terakhir ini prilaku dan ucapan mereka berubah lebih terarah. Sehingga meskipun kalah saat semi final mereka tetap tertib dan tidak anarkis," jelasnya.

Lebih lanjut perubahan sikap yang telah dilakukan bobotoh juga telah dilakukan. khususnya saat final piala presiden tahun lalu yang digelar di Jakarta dengan meminta izin kepada The Jakmania. Dengan sikap santun ini terbukti tidak ada kerusuhan antara bobotoh dan The Jakmania.

"Mengubah kultur sopan dan santun kita terus lakukan. Menang kalah Persib harus tetap tertib," katanya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya