Berita

Bisnis

Kementerian PUPR Targetkan Rehab 3 Juta Hektar Irigasi Rusak

MINGGU, 12 MARET 2017 | 11:25 WIB | LAPORAN:

Sektor pertanian dan produksi pangan masih menjadi pekerjaan rumah yang belum sepenuhnya terselesaikan. Oleh karenanya, sejalan dengan Nawacita, salah satu fokus pembangunan saat ini adalah mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Demikian disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono saat membuka Kongres, Rapat Anggota Tahunan dan Seminar Nasional Indonesian National Committee on Irrigation and Drainage (INACID) yang digelar selama dua hari, 10-11 Maret 2017 di Jakarta.

Basuki mengatakan, selama ini ketahanan pangan dan kesejahteraan petani dihadapkan pada beberapa permasalahan, seperti meningkatnya ancaman kekeringan dan banjir sebagai dampak dari perubahan iklim global. Kondisi ini diperparah kerusakan lingkungan, rendahnya keandalan air irigasi dimana hanya 11 persen luas irigasi permukaan yang airnya dijamin oleh waduk, sementara sisanya 89 persen dari sungai, air tanah maupun sumber air lainnya.


Tantangan lainnya yang juga penting disebut Basuki, adalah kondisi dan fungsi prasarana irigasi permukaan nasional. Saat ini jumlah prasarana irigasi yang kondisinya belum optimal masih banyak, akibat kerusakan saluran maupun sedimentasi. Sebagian besar merupakan jaringan irigasi kecil atau tersier yang dikelola provinsi dan kabupaten. Di samping itu terjadinya alih fungsi lahan pertanian menjadi perumahan dan lainnya juga menyebabkan saluran irigasi yang sudah dibangun menjadi tidak optimal.

"Saya berharap seminar ini menghasilkan solusi bagi permasalahan air terutama irigasi, mengingat organisasi ini adalah organisasi profesi ilmiah yang bergerak di bidang irigasi. Inovasi di bidang irigasi untuk mendukung program ketahanan pangan pemerintah sangat dibutuhkan," tutur Basuki.

Untuk meningkatkan kualitas pelayanan jaringan irigasi, lanjut Basuki, Kementerian PUPR telah menetapkan target dalam lima tahun (2015-2019) dengan merehabilitasi 3 juta hektar jaringan irigasi yang rusak. Tahun 2106 lalu sudah 286 ribu hektar yang direhabilitasi dan tahun ini ditargetkan 325 ribu hektar.

Dalam lima tahun ke depan, Kementerian PUPR juga menargetkan pembangunan irigasi baru seluas 1 juta hektar, di mana tahun 2016 telah menambah 53 ribu hektar dan tahun 2017 ditargetkan irigasi baru selesai 79 ribu hektar.[wid]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya