Berita

Hukum

Marzuki Alie Laporkan Pencatutan Namanya Ke Bareskrim Polri

JUMAT, 10 MARET 2017 | 09:49 WIB | LAPORAN:

Marzuki Alie akan ke Bareskrim Polri, Jakarta, pagi ini (Jumat, 10/3).

Mantan ketua DPR RI periode 2009-2014 merasa namanya dicatut dan akan melaporkan dua terdakwa kasus korupsi pengadaan kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP), Imran dan Sugiharto, serta Andi Agustinus alias Andi Narogong. Nama terakhir ini disebut sebagai pengusaha rekanan Kemendagri di pusaran megakorupsi

Marzuki membantah dirinya pernah menerima fee Rp 20 miliar sebagaimana yang tercantum dalam surat dakwaan kasus e-KTP terhadap  Irman dan Sugiharto.


"(Melapor) Jam 10.00 WIB. Melaporkan Andi Narogong dan kedua terdakwa," kata Marzuki, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat kepada wartawan.

Di surat dakwaan, nama Marzuki berada di urutan ke-28 sebagai penerima aliran uang korupsi proyek senilai Rp 5,9 triliun itu.

"Saat itu saya masih jadi ketua (DPR), menurut dia (saya) meminta dana Rp 20 miliar, kan dibagikan, yang akan dibagikan lho, dengan tuduhan nama saya. Kan berarti mencatut nama saya," ujar Marzuki.

Dalam dakwaan yang dibacakan jaksa disebutkan, berawal dari pertemuan Andi dengan Sugiharto di ruang kerja Sugiharto pada Februari 2011. Andi menyampaikan kepada Sugiharto untuk kepentingan penganggaran di DPR, dirinya akan memberikan uang Rp 520 miliar kepada beberapa pihak.

"Salah satunya kepada Marzuki Alie, sebesar Rp 20 miliar," ujar jaksa KPK, saat membacakan surat dakwaan, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (9/3) kemarin.

Selain kepada Marzuki, Andi juga memberikan uang kepada Ketua Fraksi Partai Demokrat ketika itu, Anas Urbaningrum sebesar Rp 20 miliar.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya