Berita

Anas Urbaningrum

Hukum

Anas Gunakan Sebagian Uang Korupsi Proyek E-KTP Untuk Kongres Demokrat

KAMIS, 09 MARET 2017 | 21:14 WIB | LAPORAN:

Uang hasil korupsi proyek pengadaan e-KTP ternyata mengalir ke kongres Partai Demokrat di Bandung pada 5 Mei 2010. Di kongres tersebut Anas Urbaningrum terpilih menjadi Ketua Umum Partai Demokrat periode 2010-2013.

Hal itu terungkap saat Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diketuai Irene Putrie membacakan surat dakwaan terdakwa korupsi e-KTP, Irman dan Sugiharto, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (9/3).

Dalam surat dakwaan, Anas Urbaningrum disebut menerima uang sebesar 2 juta dolar Amerika Serikat dari Andi Agustinus alias Andi Narogong. Uang tersebut diberikan pada April 2010 melalui Eva Ompita Soraya.


Andi memberikan uang kepada Anas agar anggaran proyek e-KTP dapat disetujui oleh Komisi II DPR.

Jaksa Irene menjelaskan sebagian uang yang diterima Anas kemudian dipergunakan untuk membayar biaya akomodasi kongres partai Demokrat.

"Selain untuk membiayai kongres, sebagian uang diberikan kepada Khatibul Umam Wiranu selaku anggota komisi II DPR sejumlah 400 ribu dolar Amerika Serikat," ujar Jaksa Irene saat membaca surat dakwan.

Selanjutnya, pada Oktober 2010, Andi Narogong kembali memberikan uang kepada Anas Urbaningrum sejumlah 3 juta dolar Amerika Serikat. Belum lagi uang yang bakal dikasi Andi Narogong setelah proyek e-KTP berjalan.

Anas dan Muhammad Nazaruddi menerima 11 persen atau Rp574 miliar dari keuntungan proyek e-KTP.

Secara keseluruhan Anas menerima sejumlah 5,5 juta dolar Amerika Serikat dari kerugian negara dari proyek pengadaan e-KTP sebesar Rp2,3 triliun. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya