Berita

Foto: RMOL

Bisnis

Wajah Mentan Mendadak Berkerut Saat Blusukan Di Purworejo

KAMIS, 09 MARET 2017 | 15:24 WIB | LAPORAN:

Wajah Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mendadak berkerut saat mengunjungi Desa Megulung Kulon, Pituruh, Purworejo, Jawa Tengah, Kamis (9/3).

Khususnya, saat mendengar pengakuan petani bahwa adanya tengkulak yang membeli hasil gabah senilai Rp 3.200. Padahal Harga Pembelian Pemerintah (HPP) dari petani adalah Rp 3.700.

"Ini tidak bisa dibiarkan. Penyuluh, Babinsa, Danramil, Bupati semua ada di sini. Tolong disosialisasikan kepada petani. Kalau harga di bawah HPP, jual saja ke Bulog," kata Amran.


Saat ini, kadar air gabah di lokasi tersebut dicek, menunjukkan angka 25 persen. Sehingga, Amran meminta Bulog membeli semua gabah tersebut seharga Rp 3.700.

"Pak Bupati, tolong ya disampaikan kepada kepala desanya. Kirim mereka surat kalau harga di bawah Rp 3.700, alihkan ke Bulog," tegas Amran.

Amran juga mengkalkulasikan kerugian petani akibat pembelian yang tak sesuai harga. Dijelaskan, ada selisih Rp 500 kerugian pada petani.

Sedangkan, hamparan lahan pertanian di Kecamatan Pituruh terdapat 2.487 hektar. Jika dihitung dengan minimal panen setahun sekali, maka kerugian mencapai ratusan miliar per tahun.

"Jadi, dua, tiga hari ke depan, saya tidak ingin ada petani mengeluh harga gabah dibeli di bawah harga Rp 3.700. Babinsa, penyuluh, tolong petani kita ini semua dikawal dengan baik," demikian Amran.

Kunjungan tersebut merupakan safari Amran meninjau panen raya untuk mengecek langsung harga beli gabah petani dan penyerapannya.[wid] 

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya