Berita

Net

Politik

Megakorupsi E-KTP, Nama Besar Bung Karno Dan Bung Hatta Ikut Tercoreng

KAMIS, 09 MARET 2017 | 15:01 WIB | OLEH:

ENTAH bagaimana perasaan Bung Hatta saat Malaikat memberitahu kepadanya bahwa penerima Bung Hatta Award disebut dalam pusaran dakwaan megakorupsi e-KTP. Sedihkah? Marahkah? atau justru malu sebagai orang Minang.

Pemegang Bung Hatta Award yang seharusnya adalah simbol dan jaminan sebagai seorang negarawanan sejati, negarawan sejati yang setidaknya mendekati kenegarawanan Bung Hatta yang mampu menghilangkan semua kepentingan pribadinya jika berhadapan dengan kepentingan negara. Bukan justru malah menunggangi negara untuk memperkaya diri, kolega, sejawat, dan relasi.

Bung Karno tentu tak kalah sedih, marah, dan malunya. Partai yang mengaku sebagai partai ideologis turunan Bung Karno, kader utamanya ikut disebut sebagai penerima uang haram itu dalam jumlah fantastis. Dan tak tanggung-tanggung, kader partai itu dipercaya memimpin provinsi basis pendukung setia ajaran Putra Sang Fajar pula.


Bung Karno dan Bung Hatta keluar masuk penjara, dibuang kesana kemari oleh penjajah Belanda adalah demi kemerdekaan Ibu Pertiwi, adalah demi kesejahteraan anak-anak Ibu Pertiwi, adalah demi kehormatan sebagai sebuah bangsa dan negara. Kenyamanan hidup yang bisa diraih dengan gelar Insinyur dan Doktorandus yang bertengger didepan namanya dikesampingkan. Mereka jalani hidup dari satu penjara ke penjara yang lain, dari satu tempat buangan ke tempat buangan yang lain, bukan untuk memberikan kursi empuk dan fasilitas negara yang bergelimang kenyamanan hidup kepada para koruptor, sekali lagi bukan saudara. Camkan itu!!!

Karena itu, kepada penerima Bung Hatta Award, camkan ini. Kembalikan medali itu, kau tak layak sedikit pun mencium aromanya apalagi menyentuhnya, dan lebih sangat tidak layak lagi mengalungkannya di lehermu. Itu adalah penghinaan besar kepada bapak bangsa dan negara ini.

Kepada nama-nama yang disebut dalam dakwaan yang berasal dari partai yang mengaku partai ideologisnya Bung Karno, camkan ini. Jangan kau bicara lagi nama Bung Karno, lidahmu tak layak sedikitpun menyebut namanya.

Jika Putra Sang Fajar masih hidup, aku yakin dia akan berbicara dengan sangat lantang dengan suara bergemuruh penuh kemarahan.

*SERET SEMUA YANG MASIH MENJABAT ITU DARI KURSI JABATANNYA*

*JEBLOSKAN SEMUA KE PENJARA*

*SITA SEMUA HARTANYA*

*PERMALUKAN DIDEPAN PUBLIK*

*MISKINKAN*

*TITIK*
[***]

Penulis merupakan Redaktur Khusus Kantor Berita Politik RMOL, Sekjen Community for Press and Democracy Empowerment (PressCode)

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya