Berita

Foto/RMOL

Bisnis

Mulai Tahun 2017, Program TNI Bangun Desa Digelar 3 Kali

KAMIS, 09 MARET 2017 | 10:39 WIB | LAPORAN:

Jika biasanya digelar hanya dua kali dalam setahun, maka terhitung sejak tahun 2017, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) akan dilakukan tiga kali.

Begitu kata Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono usai menghadiri pembukaan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) TMMD ke 98 di Auditorium Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Mulai tahun ini akan dilaksanakan 3 kali setahun, sesuai dengan surat dari Menteri Dalam Negeri. Kalau dulu 2 kali setahun," kata Mulyono.


Peningkatan program TMMD yang dilakukan selama 30 hari ini didasari atas keinginan yang besar dari desa-desa dan keinginan pembangunan di daerah yang terus meningkat.

Mulyono berharap, TMMD hingga tiga kali dalam setahun dapat mengoptimalkan upaya-upaya TNI bekerjasama dengan Kementerian PUPR dalam membangun fasilitas serta sarana-prasarana di desa.

"Sasarannya harus terpenuhi secara fisik, agar pelaksanaan TMMD bisa memberikan dorongan kepada masyarakat, sekaligus membantu meringankan kesejahteraan masyarakat," kata Mulyono lagi.

Program ini juga akan menunjang ketersediaan fasilitas umum di desa-desa terpencil dan daerah pinggiran, sekaligus mendukung nawacita Presiden Jokowi. [ian]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya