Berita

Foto: RMOL

Bisnis

Kementerian PUPR-TNI Kerja Sama Bangun Infrastruktur Strategis

KAMIS, 09 MARET 2017 | 08:49 WIB | LAPORAN:

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) mematangkan kerja samanya dalam membangun infrastruktur strategis yang meliput berbagai bidang melalui Rakornas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Pada bidang sumber daya air, kerja sama difokuskan pembersihan sungai dan kegiatan tanggap darurat bencana. Di bidang Bina Marga, TNI membantu pembangunan jalan perbatasan di Kalimantan dan Papua serta Trans Papua.

Pada bidang cipta karya, kerjasama dilakukan melalui pembentukan karakter anggota Satuan Tugas Tanggap Darurat yang bertugas dalam penanganan bencana alam.


Di bidang perumahan, Kementerian PUPR membangun hunian prajurit TNI berupa rumah susun dan rumah tapak.

Pada tahun 2015 telah dibangun sebanyak 7.636 unit, kemudian di tahun 2016 sebanyak 3.624 unit rusun/rusus yang diperuntukan bagi TNI/Polri.

Sedangkan tahun ini, pembangunan rusun/rusus TNl/Polri dikerjakan Kementerian Pertahanan dan Polri. Namun, Kementerian PUPR akan melaksanakan sebanyak 129 unit rusus/rusun yang merupakan pekerjaan Ianjutan dari tahun sebelumnya.

Seperti halnya TNI yang memiliki TMMD, Kementerian PUPR juga memiliki program infrastruktur berbasis masyarakat atau padat karya seperti program pemberdayaan untuk perbaikan, rehabilitasi, dan peningkatan jaringan irigasi di perdesaan,operasi dan pemeliharaan jalan, Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas), Kota tanpa Kumuh (Kotaku), Pengembangan lnfrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW), rumah swadaya, dan Rumah Khusus.

Dalam berbagai kesempatan Menteri Basuki menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur bukan hanya pembangunan fisik untuk pengembangan Wilayah, tetapi efektif untuk penciptaan lapangan kerja dan pemerataan pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.[wid]


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya