Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia Joseph R Donovan melakukan blusukan ke Papua sejak Senin (6/3). Kegiatan yang dilakukannya antara lain menemui Gubernur Papua Lukas Enembe dan Kapolda Kapolda Irjen Pol Waterpauw.
Pertemuan dengan Waterpauw digelar kemarin. Pertemuan berÂlangsung tertutup kurang lebih satu setengah jam.
Usai pertemuan, Donovan mengaku menemui Kapolda untuk menyampaikan apresiasinya atas pengamanan yang diberikan kepolisian terhadap warga AS di Papua.
"Kami telah melakukan pemantauan sejak Freeport merumahkan sebagian para pekerjanya. Memantau keselaÂmatan warga negara merupakan salah satu prioritas," ungkap Donovan seperti dikutip dari media online.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal menerangkan, pertemuan dengan Donovan membahas banyak hal, antara lain geografi, demografi, keamanan, pilkada, dan situasi terkini di pertambangan PTFI.
Menurutnya, Dubes AS tersebut sempat menanyakan tentang jumlah kelompok berÂsenjata dan kelompok separatis politik.
Dia menerangkan, keamanan di Papua belum seluruhnya aman. Di beberapa wilayah pedalaman khususnya di peguÂnungan tengah masih terdapat kelompok bersenjata yang sering mengganggu aparat keamanan baik Polri maupun TNI dan warga sipil. Namun demikian, Kamal menegaskan, pihaknya siap mengamankan warga negara AS yang bekerja di pertambangan Freeport.
Sementara itu pertemuan dengan Gubernur Papua Lukas Enembe dilakukan satu hari sebelumnya.
Pertemuan dengan Lukas juga dilakukan tertutup. Usai pertemuan, Donovan menyampaikan harapannya agar sengketa PTFI dengan pemerinÂtah Indonesia segera mencapai kesepakatan terbaik untuk keduÂabelah pihak.
"Kami akan melakukan peÂmantauan agar pihak pemerintah Indonesia dan Freeport terus membuka komunikasi bersama sehingga bisa mencapai kesepakatan yang menguntungÂkan kedua belah pihak," kata Donovan.
Menurutnya, solusi terbaik akan memberikan sinyal positif kepada investor asing di masa akan datang di Indonesia. Solusi akan menunjukkan Indonesia memiliki daya saing tingkat global. ***