Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

Siapa Sajakah Nama Besar Kasus E-KTP?

KAMIS, 09 MARET 2017 | 08:12 WIB | LAPORAN:

Dakwaan terhadap dua terdakwa kasus dugaan korupsi proyek kartu tanda korupsi berbasis elektronik (e-KTP) yang merupakan eks pejabat Kemendagri RI, Irman dan Sugiharto akan dibacakan pagi ini (Kamis, 9/3) di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo sebelumnya menyebut akan banyak nama besar yang muncul dalam surat dakwaan perkara  korupsi yang merugikan negara sebesar Rp 2 triliun itu

Pernyataan Agus tersebut dipertegas oleh Jurubicara KPK, Febri Diansyah. Febri berjanji semuanya akan terungkap di persidangan hari ini.


"Nama-nama yang muncul dalam indikasi korupsi proyek e-KTP akan kami sampaikan secara lengkap di persidangan nanti," ucap Febri, Jumat (3/3) pekan lalu.

"Ada sekitar 200 lebih saksi yang kita periksa dan ada banyak nama di sana," lanjut Febri.

Seperti halnya Agus, Febri juga enggan membeberkan siapa nama-nama itu. Dia hanya menyebut nama-nama itu bisa berasal dari tiga sektor. Ketiganya mulai dari sektor politik, birokrasi dan swasta.

Sidang dijadwalkan mulai pukul 09.00 WIB. Sugiharto yang mantan pejabat pembuat komitmen e-KTP dan Irman yang bekas Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri, akan mendengarkan dakwaan yang dibacakan oleh jaksa.

Majelis hakim yang akan mengadili kasus itu adalah John Halasan Butar Butar, Franki Tambuwun, Emilia, Anshori, dan Anwar. John Halasan Butar Butar yang akan menjadi ketua majelis hakim.[wid]


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya