Berita

Foto/Net

Politik

Kalau Tidak Patuh, Sebaiknya Freeport Angkat Kaki Dari Bumi Indonesia

KAMIS, 09 MARET 2017 | 00:23 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Aliansi Mahasiswa Jakarta (Aswaja) mengambil sikap tegas mendukung Pemerintah Indonesia terkait perseteruan dengan PT. Freeport Indonesia.

"Kami mendukung pemerintah terkait kasus ini, apalagi jika Freeport sampai mengancam pemerintah," ujar Presiden Aswaja, Alwan Ola Riantobi dalam keterangannya, Kamis (9/3).

Perselisihan antara pemerintah dan Freeport semakin membesar, apalagi setelah Kementrian ESDM meminta mengubah status Freeport dari Kontrak karya (KK) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).


Menurut Alwan, tanah Papua adalah bagian dari Indonesia, maka sudah seharusnya pemerintah mengambil ketegasan, salah satunya dengan mengubah status Freeport untuk tujuan kesejehteraan rakyat.

Oleh karena itu, Aswaja mengajak mahasiswa dan seluruh rakyat Indonesia bersatu untuk melawan arogansi perusahaan asal Amerika Serikat itu, dengan menyerukan empat sikap.

Pertama, nasionalisasi aset Freeport. Kedua, PT. Freeport harus mematuhi peraturan hukum Indonesia. Ketiga, Apabila PT. Freeport tidak menerima tawaran pemerintah dan tidak mematuhi hukum peraturan indonesia, sebaiknya PT. Freeport angkat kaki dari negara RI. Keempat, kembalikan kedaulatan masyarakat Papua sebagai identitas Indonesia. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya