Berita

Foto: RMOL

Bisnis

Bupati Bojonegoro: Mentan Amran Sangat Mengerti Kebutuhan Petani

RABU, 08 MARET 2017 | 14:58 WIB | LAPORAN:

Bupati Bojonegoro, Suyoto atau biasa disapa Kang Yoto tampak senang menyambut kehadiran Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat panen raya.  

Menurutnya, kehadiran Amran memberi jaminan kepada petani dalam menghadapi resiko gagal panen.

"Ini bukan hanya soal pemerintah yang datang, tapi pemerintah yang hadir secara tepat," tegas eks bakal calon gubernur DKI 2017 itu di Desa Samberan, Kanor, Bojonegoro, Rabu (8/3).


Amran disebutnya sangat mengerti kebutuhan dan melaksanakan secara tepat. Berbagai pihak ikut dilibatkan dan aktif mengawal tugas mulia produksi pangan.
Sehingga, harapan pemerintah pusat untuk tidak impor hasil panen gabah sekaligus menjaga ketahanan dan kedaulatan pangan dapat terwujud.

"Alhamdulillah bila tahun 2008 produksi gabah Bojonegoro di sekitar 750 ribu ton, tahun 2016 bisa mencapai 1 juta 50 ribu ton lebih. Saya ingat bagaimana sinergi kami, Pemkab, petani, Pemprov dan Mentan menundukkan ancaman gagal panen lebih 10 ribu hektar akibat kekeringan musim kemarau. Dengan kerja tepat cepat mengirim pompa air, hanya 1500-an yang gagal," papar KY.

KY melanjutkan, sudah berminggu-minggu pihaknya bersama TNI dan Bulog memastikan harga sepadan buat petani.

Petani, juga dinilainya belajar panen di waktu yang tepat dengan tidak panen di pagi hari agar kadar airnya tidak tinggi dan repaksinya tinggi.

"Dengan harga Rp 3.700 untuk gabah kering sawah dengan maksimal kadar air 25 persen, harga yang bagus, petani sudah untung," tutupnya.[wid]


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya