Berita

Bisnis

Tanoto Foundation: Pemimpin Adalah Penggerak, Tidak Asal Gebrak

SELASA, 07 MARET 2017 | 19:07 WIB | LAPORAN:

Mendidik generasi muda bukan hanya tanggung jawab negara melainkan tanggungjawab semua warga negara. Tidak terkecuali adalah pihak swasta atau lembaga swasta.

"Jika semua peduli dan ikut bersama-sama berikhtiar memajukan dunia pendidikan, akan lahir banyak calon pemimpin unggul di masa datang," kata Head Of Communication Tanoto Foundation, Lestari Boediono, dalam keterangan persnya, Selasa (7/3).

Menurut Lestari, Tanoto Foundation didirikan tak lepas dari semangat untuk ikut berkontribusi memajukan bangsa lewat jalur pendidikan. Lebih konkretnya lagi melalui pemberian beasiswa dan program pemberdayaan lainnya.


"Pendidikan adalah aspek paling krusial dalam pembangunan sebuah bangsa. Terutama membangun generasi unggul penerus sejarah," tegas Lestari.

Lembaga pendidikan, menurut Lestari,  ibarat kawah candradimuka bagi mereka yang kelak menjadi pemegang tongkat estafet sejarah. Tentu, pendidikan yang komplet, yang menyangkut semua aspek yang diperlukan. Yang dilahirkannya generasi dengan kemampuan yang lengkap. Seorang calon pemimpin tak sekadar harus pintar atau berotak "encer".

"Seorang pemimpin adalah orang yang komunikatif, luwes dan tak menjaga jarak dengan yang dipimpinnya. Pemimpin harus mampu memberdayakan mereka yang dipimpinnya, sebab pemimpin adalah penggerak. Tapi tentu tak asal gebrak," ucap Lestari.

Tanoto Foundation dengan berbagai programnya mendukung persiapan lahirnya calon-calon pemimpin tersebut. Generasi muda yang mendapat beasiswa Tanoto Foundation juga diberi bekal soft skill seperti public speaking, manajemen diri, kerjasama tim dan ikut program pemberdayaan dan komunitas.

"Indonesia butuh pemimpin partisipatif. Serta yang tak kalah penting, calon pemimpin tak sekedar pintar secara akademik, tapi juga punya sikap yang humanis," demikian Lestari. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya