Berita

Analta Amir (kanan)

Hukum

Hakim Tolak Dengarkan Kesaksian Kakak Angkat Ahok

SELASA, 07 MARET 2017 | 12:28 WIB | LAPORAN:

Hakim Ketua Dwiarso Budi Santiarto menolak kesaksian Analta Amir, kakak angkat terdakwa kasus penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Penolakan tersebut dilakukan adanya permintaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). JPU meminta hakim menolak kesaksian Analta karena pernah hadir dalam ruangan sidang dalam persidangan sebelumnya, saat saksi lain memberikan keterangan.

"Saksi tak bisa didengarkan keterangannya. Karena yang bersangkutan mengerti apa yang disampaikan karena ada di ruangan beberapa waktu lalu. Ada pelanggaran terhadap Undang-undang. Saya khawatirkan ada cacat hukum dalam persidangan ini. Mohon majelis untuk tidak meneruskan ini," jelas salah seorang JPU.


Hakim Ketua Dwiarso yang mendengar langsung mengkonfirmasi. Dia menanyakan kepada Analta Amier apakah memang dirinya pernah hadir dalam persidangan sebelumnya.

"Pernah cuma sekali," jawab Analta.

Mendengar itu, Hakim Ketua pun kemudian mengabulkan permintaan Jaksa Penuntut Umum.

"Karena sudah ada keterangan dari saksi, jadi saksi enggak bisa diperiksa. Saya kira kuasa hukum bisa ajukan saksi di luar berkas ini untuk mengganti saksi yang ditolak ini. Untuk itu keberatan penuntut umum kami terima saksi tak bisa didengarkan keterangannya dalam persidangan ini," tegasnya.

Analta kemudian keluar dari Ruang Sidang tanpa memberikan keterangan apapun kepada awak media yang hendak mewawancara dirinya.

Saat ini sidang pun dilanjutkan dengan saksi ketiga, Bambang Waluyo Djojohadikoesoemo. Saksi pertama yang sudah memberikan keterangan adalah Eko Cahyono, tandem Gubernur DKI Jakarta nonaktif yang akrab disapa Ahok tersebut pada saat Pilgub Bangka Belitung. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya