Berita

Bisnis

Lusa, Corporate Secretary Pertamina Diganti?

SENIN, 06 MARET 2017 | 22:57 WIB | LAPORAN:

Sudah sebulan lebih sejak Dwi Sutjipto dan Ahmad Bambang diberhentikan dari jabatan direktur utama dan wakil direktur PT Pertamina (Persero). Namun gaduh di internal perusahaan migas negara itu tak jua mereda.

Setelah aksi Serikat Pekerja menyegel tiga ruang komisaris Pertamina pada Rabu (1/3) lalu, menyusul rumor pencopotan Wianda Arindita Pusponegoro sebagai Vice President Corporate Communication Pertamina.

Seperti diketahui, Wianda ditunjuk Dwi Sutjipto pada Maret 2015 menggantikan Ali Mundzakir yang dipromosikan sebagai direksi PT Pertamina Geothermal Energy (PGE). Pencopotan mantan sekretaris Pertagas itu pun dikait-kaitkan karena orang dekat Dwi Sutjipto. Wianda sendiri sudah menepisnya.


Ia menegaskan bahwa dirinya hingga kini masih dipercaya menjabat VP Communication Pertamina.

Kabar lain teranyar soal keputusan Dewan Komisaris Pertamina mencopot Wisnuntoro dari jabatan Corporate Secretary Pertamina.

Wisnuntoro akan dirotasi menjadi Presiden Direktur Pertamina Foundation. Sedangkan jabatan yang ditinggalkan Wisnu diisi Syahrial Mukhtar.

"Padahal diperpanjang kontrak Wisnu," ucap seorang sumber di Pertamina.

Sumber lain menyebutkan bahwa temu pisah Wisnu dengan Umar sudah dipersiapkan sejak sepekan lalu berlokasi di Marocco House Menteng Jakarta Pusat.

Untuk serah terima jabatan corporate secretary dan presdir Pertamina Foundation dijadwalkan Rabu (8/3) siang pekan ini di Gedung Utama Kantor Pusat Pertamina.[wid]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya