Berita

Foto: RMOL

Bisnis

Hari Kesembilan Aksi, Buruh Pelindo I Geruduk Kantor Rini Soemarno

SENIN, 06 MARET 2017 | 18:51 WIB | LAPORAN:

RMOL. Sudah sembilan hari ratusan buruh PT Pelindo I Belawan menggelar aksi damai di depan Istana Negara. Mereka ingin bertemu dengan Presiden Joko Widodo untuk menyampaikan langsung persoalan yang sudah bertahun-tahun tidak digubris oleh Pemerintah Pusat.
 
Para buruh yang tergabung dalam Pengurus Komisariat Serikat Buruh Sejatera Indonesia (PK SBSI) Kopkarpel UPTK Belawan-Pelindo I dari Federasi Industri, Kesehatan, Energi dan Pertambangan Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (FIKEP SBSI) Medan itu juga diketahui tiba di Jakarta setelah melakukan aksi long march atau berjalan kaki dari Kota Medan ke Jakarta sejak Jumat 20 Januari 2017. Mereka berjalan kaki selama 40 hari dengan menempuh jarak 2000 kilometer.
 
Belum mendapat respon dari Istana Presiden Jokowi, para buruh Senin (6/3) menggeruduk Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yang terletak di Jalan Medan Merdeka Selatan 13, Jakarta Pusat.
 

 
Koordinator Aksi April Waruru menyampaikan, sejauh ini pihak Istana Negara masih menutup pintu bagi para buruh yang sejak tiba di Jakarta langsung menggelar aksi damai di depan Istana Negara.
 
Bahkan, menurut Ketua Dewan Pengurus Cabang Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (Ketua DPC SBSI) Medan ini, selama menjalankan aksi di depan Istana, buruh menginap di trotoar dan halte bus di seberang Istana Presiden.

Kali ini, para buruh mendatangi Kantor Kementerian BUMN, dan meminta Menteri Rini Soemarno agar segera meminta PT Pelindo I Belawan mengangkat mereka sebagai karyawan tetap, serta membayarkan upah dan tunjangan mereka yang sudah bertahun-tahun tersendat. Para buruh juga menolak keras upaya pihak PT Pelindo I yang hendak mengalihkan mereka sebagai pekerja outsourcing dan dianggap kembali bekerja dari nol lagi.
 
"Sejak kami tiba di Jakarta, kami langsung menuju ke depan istana Merdeka, tapi kami di-cuekin dan dibiarkan begitu saja," kata April.
 
Ratusan buruh yang bekerja di PT Pelindo I tersebut sudah bekerja rata-rata selama 15 tahun ke atas. Namun, secara tiba-tiba mereka dialihkan oleh perusahaan yang merupakan Badan Usaha Milik Negara tersebut ke perusahaan outsoursing.
 
PT Pelindo I yang dibawahi Kementerian BUMN juga tidak membayar upah lembur karyawannya kurang lebih selama 3 tahun. "Kami meminta Menteri BUMN memikirkan nasib kami dan mengambil tindakan tegas terhadap jajaran Direksi PT Pelindo I yang mempermainkan kami selama ini. Kami juga meminta Presiden Joko Widodo segera menyediakan waktu bagi kami untuk bisa bertemu agar kami bisa sampaikan semua persoalan ini,” ujar April.
 
Para buruh juga tetap akan melanjutkan aksinya ke depannya Istana Negara dan meminta Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menepati janjinya mewujudkan Nawacita. [sam]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya