Berita

Hukum

Mahasiswa Al-Washliyah Tagih Janji KPK Selesaikan Sumber Waras

SENIN, 06 MARET 2017 | 16:59 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diingatkan kembali untuk meningkatkan penanganan kasus dugaan korupsi lahan RS Sumber Waras ke penyidikan.

Hari ini, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan  Mahasiswa Al-Washliyah (Himmah) menyambangi gedung KPK di kawasan Kuningan, Jakarta, untuk menagih janji ketua KPK, Agus Rahardjo, menuntaskan kasus dugaan korupsi pembelian lahan Yayasan Kesehatan Sumber Waras (YKSW).

Ketua Anggota Himmah, Ginanda Siregar, mengatakan, KPK seolah menjadi lembaga yang tidak produktif ketika menangani kasus berhubungan dengan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.


Padahal, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah menemukan indikasi kerugian negara dalam pembelian lahan tersebut. Namun, KPK sampai saat ini seolah menutup kasus tersebut. Hal serupa juga terjadi dalam kasus dugaan suap Rancangan Perda Reklamasi pantai utara Jakarta.

"Hal ini menjadi pertanyaan masyarakat, Ahok yang juga terjerat kasus reklamasi teluk Jakarta dan sampai saat ini KPK tidak menyelidiki dan memprosesnya," ujar Ginanda saat berorasi di depan gedung KPK.

Menurut Ginanda, Ketua KPK, Agus Rahardjo, dan wakilnya, Laode M. Syarif, pernah berjanji akan menuntaskan kasus tersebut hingga ke akar. Sejak Presiden Agung Podomoro Land, Ariesman Widjaja, ditetapkan menjadi tersangka kasus reklamasi, Syarif memberi predikat kasus itu sebagai "grand corruption".

"Untuk korupsi lahan Rumah Sakit Sumber Waras, Ketua KPK, Agus Rahardjo, pernah menyebut akan mengadakan pertemuan dengan BPK, untuk mendapatkan data-data terbaru tentang skandal pengadaan itu. Namun, hingga kini pertemuannya belum terealisasi," pungkasnya.

Agus Rahardjo mengaku diundang BPK membicarakan bukti baru kasus dugaan korupsi pembelian lahan YKSW yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Menurut Agus, dirinya mendapat informasi ada bukti baru dalam kasus tersebut.  Dia sekaligus memastikan bahwa KPK belum menghentikan kasus tersebut.

"Kelihatannya ada bukti baru mengenai Sumber Waras," kata Agus di sela acara Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi (KNPK) di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis 1 Desember 2016.

Saat itu Agus mengatakan, pertemuan antara KPK dengan BPK itu akan dilakukan dalam waktu dekat. Namun hingga saat ini belum terjadi. Kasus pembelian lahan RS Sumber Waras tersebut sempat melejit karena diduga melibatkan Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Saat itu, BPK bersikeras meminta Pemprov DKI Jakarta untuk mengembalikan Rp 191 miliar terkait pembelian lahan RS Sumber Waras. Namun di sisi lain, Pemprov DKI yakin tidak ada kesalahan dalam pembelian lahan tersebut. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya