Berita

Setya Novanto

Hukum

Pimpinan DPR Serahkan Ke KPK Dugaan Keterlibatan Novanto Dalam Kasus E-KTP

SENIN, 06 MARET 2017 | 16:55 WIB | LAPORAN:

Kasus dugaan korupsi pengadaan KTP berbasis elektronik disebut-sebut melibatkan Ketua DPR RI Setya Novanto.

Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan enggan menanggapi lebih jauh soal itu. Dia menyerahkan sepenuhnya pada proses hukum.

"Aduh. Yang pasti kepercayaan sepenuhnya pada proses hukum yang sedang berlangsung. Kita apresiasi," katanya saat ditemui di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/3).


Ditegaskannya bahwa DPR sama sekali tak bisa mencampuri proses hukum yang tengah dijalankan oleh para penegak hukum.

"Terlepas dari substansi yang akan berjalan di pengadilan tentunya DPR tak bisa mencampuri itu tapi kita apresiasi dan menyerahkan sepenuhnya kepada proses yang sedang dan akan berjalan," imbuh Taufik.

Politikus PAN yang akrab disapa Takur ini menilai e-KTP merupakan hal yang teramat penting. Pasalnya menyangkut data base dari penduduk di negeri ini. Untuk itu, dia berharap agar kasus serupa tidak terulang lagi.

"Kedepan jangan sampai terjadi lagi," tandasnya.

Persidangan perdana kasus tersebut dengan terdakwa Irman dan Sugiharto akan digelar pada Kamis (9/3). Ketua KPK Agus Raharjo menyampaikan, akan terungkap sejumlah nama besar dalam materi dakwaan. Dia berharap tidak ada goncangan politik yang besar terkait penyebutan nama-nama elite politik tersebut.

Setya Novanto yang sebelumnya sudah pernah diperiksa sebagai saksi membantah terlibat dengan kasus yang merugikan negara sebesar Rp 2,3 triliun tersebut.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya