Berita

Net

Hukum

KPK Segera Ungkap Tersangka Baru Di Korupsi E-KTP

SENIN, 06 MARET 2017 | 16:05 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan bakal ada tersangka baru dalam kasus korupsi pengadaan kartu identitas elektronik (e-KTP).

Sejauh ini, KPK baru menetapkan mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Sugiharto dan mantan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Irman dalam kasus tersebut.‎ Dakwaan terhadap keduanya bakal dibacakan dalam persidangan perdana di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Kamis 9 Maret.

Meski begitu, Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif belum mau membuka nama-nama yang bakal diungkapkan jaksa KPK dalam persidangan nanti.


"Soal tersangka baru, nanti juga kelihatan di persidangan. Siapa-siapa saja yang akan dianggap sebagai turut serta, apakah sebagai saksi dan lain-lain. Itu akan jelas di persidangan," ujarnya kepada wartawan di komplek parlemen, Jakarta (Senin, 6/3).

Laode juga masih enggan membeberkan jumlah tersangka baru yang ditetapkan penyidik dalam kasus e-KTP.

"Nanti dilihat saja, karena sudah dibicarakan. Karena ini melibatkan banyak pihak, baik itu eksekutif maupun legislatif," katanya.

"Nanti juga disebut. Kayaknya minggu ini, hari Kamis. Tunggulah berita hari Kamis," kilah Laode saat didesak awak media soal identitas pejabat yang terlibat. [wah]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya