PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) terus menambah fasilitas khusus bagi penyandang disabilÂitas di sejumlah stasiun Kereta Api. Salah satunya menyediaÂkan alat Portable Ramp, papan alumunium lipat fleksibel yang mudah dipindah-pindahkan.
Portable Ramp ini untuk membantu pengguna Kereta Rel Listrik KRL yang menggunakan kursi roda saat beraktivitas naik-turun kereta.
Vice President Komunikasi PT KCJ Eva Chairunisa mengaÂtakan, saat ini prototipe Portable Ramp KRL tersebut telah diuji coba. Selanjutnya, dari hasil uji coba kini Portable Ramp tengah dalam proses produksi.
"PT KCJ menargetkan pada Mei mendatang portable ramp ini telah tersedia di 74 stasiun KRL JaboÂdetabek. Untuk penggunaannya, penyandang disabilitas yang meÂmerlukan fasilitas Portable Ramp akan dibantu oleh passenger service di stasiun," kata Eva di Jakarta.
Ia melanjutkan, nantinya
pasÂsenger service di stasiun awal akan membantu pengguna disÂabilitas dengan kursi roda samÂpai dengan naik ke rangkaian KRL, selanjutnya selain berkÂoordinasi dengan petugas penÂgawalan KRL petugas di stasiun awal juga akan menghubungi
pasÂsenger service di stasiun tujuan untuk menginformasikan nomor kereta dan nomor rangkaian diÂmana terdapat pengguna dengan kebutuhan khusus tersebut, agar dapat segera dilayani saat kereta tiba di stasiun tujuan.
"Layanan ini merupakan benÂtuk komitmen PT KCJ untuk terus memperbaiki aksesibilitas KRL Jabodetabek. Sebelumnya PT KCJ telah memasang ubin disabilitas di 35 stasiun KRL Jabodetebek dan akan dipenuhi secara bertahap diseluruh staÂsiun," sambung Eva.
KCJ mengklaim, peningkatan layanan lainnya untuk memudahÂkan pengguna disabilitas mengÂgunakan transportasi KRLjuga telah dipenuhi perseroan. Seperti penyediaan informasi visual dan audio baik di stasiun atau di KRL serta pembuatan pintu manual dan jalur khusus disabilitas atau permanent ramp di stasiun.
Ia juga menegaskan, KCJ memutuskan tidak menerapkan kebijakan tiket gratis untuk peÂnyandang disabilitas. Berdasar hasil diskusi manajemen, KCJ menyimpulkan bahwa harga tiket bukan problem mendasar yang dihadapi penumpang peÂnyandang disabilitas.
"Harga Tiket bukan problem yang paling mendasar. KarÂena tidak semua disabilitas itu kaitannya dengan kendala perÂekonomian yang tidak mampu beli tiket," kata Eva.
Namun menurut Eva, probÂlem mendasar yang kini dihÂadapi penyandang disabilitas yang menjadi pengguna layanan transportasi bukan pada harga tiket tetapi ketersedian fasilitas yang bisa membantu mereka.
"Karena itu, dengan peningÂkatan pelayanan diberbagai sisi, kami ingin mewujudkan KRL sebagai
Best Choice For Urban Transport. Ini kan terus menÂjadi komitmen PT KCJ sebagai operator sarana KRL Commuter Line. Hingga Mei 2017, KCJ menargetkan seluruh stasiun yang menjadi pemberhentian layanan KRL Commuter Line suÂdah dilengkapi dengan Portable Ramp," kata Eva. ***